SURABAYAPAGI.com, Malang - Hujan deras yang mengguyur kawasan Malang, Jawa Timur mengakibatkan akses menuju wisata Gunung Bromo melalui Kabupaten Malang ditutup total lantaran diterjang material longsor, yang terjadi tepatnya di Jalan Raya Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, pukul.21.00 WIB kemarin malam.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Tanah longsor berasal dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter dengan panjang 10 meter hingga menutup seluruh akses jalan menuju wisata Gunung Bromo.
"Akses jalan tutup total akibat longsor karena sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 15.00 sore mengakibatkan terjadinya tanah longsor," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Malang Sadono Irawan, Jumat (09/01/2026).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD berupaya melakukan penanganan material longsor setelah mendapatkan laporan tersebut. Sedangkan untuk proses pembersihan jalan dari material longsor membutuhkan alat berat, lampu penerangan, sekop dan cangkul.
Untuk proses pembersihan terus dilakukan. Per pukul 08.20 WIB, Jumat (09/01/2026), dimana pembersihan material longsor terus berjalan. "Saat ini di laksanakan karya bakti Penanganan longsor secara manual dan alat berat," ujar Sadono.
Perlu diketahui, Kecamatan Poncokusumo termasuk wilayah yang rawan terhadap tanah longsor karena berada di lereng gunung. Sepanjang tahun 2025, wilayah Poncokusumo mengalami 13 kejadian tanah longsor. Sementara di tahun 2024, wilayah tersebut dilanda tiga kejadian tanah longsor.
Sehingga Kabupaten Malang sudah mengalami lima kejadian tanah longsor. Dua di antaranya terjadi di Jalan Raya Malang-Kediri yang berada di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Dua tanah longsor juga terjadi di Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Sementara satu tanah longsor terjadi di Kecamatan Poncokusumo. ml-02/dsy
Editor : Redaksi