Kakek Renta Tabrakkan Diri ke Kereta Api

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban yang tercerai berai usai tertabrak KA. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban yang tercerai berai usai tertabrak KA. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Diduga punya masalah hidup, Kakek  Lasiran 72 warga Kel Bence Kec Garum Kab Blitar nekat akhiri hidupnya dengan tabrakan diri ke kereta api di perlintasan rel kereta api KM 112+6/7 pada Jumat (9/1/2026) pagi.

Peristiwa tragis yang terjadi pukul 09.00 tersebut, diketahui oleh petugas penjaga palang pintu pos JPL 173, saat melihat korban berdiri di tepian rel kereta api, tak selang waktu, bertepatan kereta api Matarmaja nomor 269 melintas dari arah Timur (Malang) menuju Barat (Blitar).

Peristiwa yang mengejutkan masyarakat sekitar TKP, spontan warga masyarakat mendatangi korban bersama petugas jaga palang pintu, terlihat kondisi tubuh korban hancur bahkan di bawah kolong kereta api Matarmaja, saat KA memperlambat jalanya untuk berhenti.

Peristiwa itu dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar, IPTU Putut Siswahyudi, setelah Polsek Garum menerima laporan masyarakat dan petugas palang pintu lintasan rel kereta api, petugas Polsek bersama team Inafis Sat Reskrim mendatangi dan olah TKP, berdasarkan keterangan saksi pertama Singgih Langgeng (petugas Palpin), korban sebelumnya terlihat  berada dan berdiri di sekitar perlintasan rel kereta api.

“Saksi yang merupakan penjaga palang pintu mengetahui korban berada di dekat perlintasan. Saat kereta api melintas, korban tiba-tiba berada di jalur rel hingga akhirnya tertabrak, dengan posisi di tengah rel KA, kondisi tubuh korban terbelah dan hancur,” kata Iptu Putut.

Setelah petugas dan masyarakat melakukan pencarian sisa sisa dan mengumpulkan tubuh korban sekitar satu jam, selanjutnya  kumpulan potongan tubuh korban dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum et repertum (VER). 

Lebih lanjut Iptu Putut Siswahyudi menjelaskan atas keterangan dari pihak keluarga tentang kondisi korban dalam kesehariannya, bahwa korban dalam beberapa waktu terakhir diduga memiliki masalah pribadi yang cukup membebani pikirannya, setelah melihat perubahan tingkah laku korban. 

"Sesuai dengan keterangan saksi dari pihak keluarga korban, korban mempunyai masalah yang bebani pikirannya, namun pihak keluarga tidak tahu masalah apa, sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya, untuk barang bukti yang ada cuma sepasang kruk kaki alat bantu jalan," terang Iptu Putut, pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto,geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

SURABAYAPAGI :Presiden Prabowo Subianto ini teliti. Saat rapat konsolidasi program MBG di SentulInternational Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat…

Yusril: Kasus Silmy Karim, Tamparan Keras bagi Pemerintah

Yusril: Kasus Silmy Karim, Tamparan Keras bagi Pemerintah

Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kasus dugaan korupsi yang menyeret delapan pejabat Direktorat Jenderal Imigrasidan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim,…

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

SurabayaPagi, Semarang - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) secara resmi telah menyelenggarakan Seminar…

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN - BRI Kantor Cabang Madiun didugat perdata oleh  pengusaha Ponorogo terkait lelang aset yang diklaim milik Yunan Helmy Nasution. Guga…

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom.…