Tahanan Polres Blitar Tewas Usai Dianiaya Sesama Tahanan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kabar duka tewasnya H (42) warga Kota Blitar pada Sabtu (10/1) menjadi perhatian masyarakat, tewasnya H kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar Kota.

Sekedar diketahui H, merupakan tahanan kasus narkoba dari Polres Blitar Kota yang ditahan di LP Klas IIB Blitar, sejak beberapa waktu lalu, menurut keterangan dari pihak Lapas Blitar, H dicampur dengan 9 orang sesama tahanan, diantaranya I dan D. Dari pertemuan itulah muncul terjadi penganiayaan terhadap H, oleh I dan D, yang mengakibatkan tewasnya H, setelah H dirujuk pihak Lapas Blitar ke RSUD Mardi Waluyo pada Senin (5/1), dan Sabtu (10/1).

Dalam pemeriksaan pihak Lapas terhadap I dan D yang diduga melakukan penganiayaan terhadap H, dipicu karena H, telah ingkar janji terhadap I dan D, bahwa H (sebelum terlibat kasus Narkoba) menjanjikan akan membantu proses hukumnya dan keluarnya I dan D dari LP atas kasus yang menimpanya, dengan membayar sejumlah uang Rp 40 juta.

"Pengakuan I dan D akan dibantu prosesnya oleh H yang saat itu H belum tersandung kasus (masih di luar) dengan membayar sejumlah uang, dan pembayarannya H masih di luar, rupanya tidak ada kelanjutannya (realisasinya)," ungkap Kalapas Blitar Romi Novitrion pada wartawan.

Untuk diketahui bahwa H beberapa waktu lalu tersandung kasus narkoba yang akhirnya ditahan di lapas, titipan dari Polres Blitar Kota, saat H dititipkan ke Lapas Blitar, mereka bertemu, dan kebetulan mereka satu ruang tahanan, dari situlah I dan D melakukan tindakan balas dendam dengan aksi kekerasan terhadap H.

"Langsung kita lakukan pemisahan terhadap I dan D dari ruang tahanan, selanjutnya H dalam perawatan pihak lapas, rupanya H alami luka serius akhirnya kita rujuk ke RSUD Mardi Waluyo, tanggal 5 Januari kemarin,  dalam perawatan itulah H meninggal dunia pada Sabtu 10 Januari 2026," terang Romi.

Sementara pihak keluarga korban melaporkan kejadian penganiayaan itu ke Polres Blitar Kota untuk proses hukum.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudy Kuswoyo membenarkan atas laporan tersebut.

"Betul ada laporan tersebut, kami saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 9 orang saksi, kini proses penyelidikan dan penyidikan terus berjalan, dan menunggu hasil Visum dari pihak Rumah sakit, juga kita meminta keterangan dari pihak Lapas, untuk proses lebih lanjut," kata AKP Rudy Kuswoyo Kasat Reskrim Polres Blitar Kota pada wartawan Sabtu (10/1). Les

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…