Dorong Potensi Nilai Garam, Dinas Perikanan Malang Usulkan Hilirisasi ke Pemerintah Pusat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Aktivitas petambak garam. SP/ MLG
Ilustrasi. Aktivitas petambak garam. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka meningkatkan nilai dari potensi garam di Pantai Modangan, Dinas Perikanan Kabupaten Malang berupaya mengusulkan pelaksanaan hilirisasi c, dengan melobi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendapatkan kucuran anggaran, Minggu (18/01/2026).

"Sekarang kami masih melakukan lobi ke KKP untuk anggarannya supaya garam ini bisa jadi final product, karena kalau garam sudah diolah (harga) akan lebih mahal, jadi petani bisa lebih sejahtera. Iya (sementara di Modangan) karena produksinya besar," jelas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring.

Untuk hilirisasi tersebut nantinya akan ada pabrik berskala kecil untuk menampung dan mengolah hasil panen petambak garam menjadi garam konsumsi maupun produk yang ditujukan sebagai bahan baku industri pengolahan makanan minuman. "Untuk permintaan bagus, karena kualitasnya garam dari Modangan bagus juga," ucapnya.

Sedangkan untuk produk garam tunnel dari Pantai Modangan masih dalam bentuk garam krosok yang dihasilkan melalui metode itu dan mampu menghasilkan tiga hingga empat ton untuk sekali panen, dengan harga jual berkisar di angka Rp2 ribu sampai Rp2.500 per kilogram.

Perlu diketahui, masa panen garam dengan metode tunnel ini berlangsung setiap 20 hari sekali dari hasil memanfaatkan 40 tunnel yang sudah ada. Sedangkan konsumen garam krosok dari Pantai Modangan sejauh ini masih mencakup skala lokal dari beberapa daerah di sekitar Kabupaten Malang, seperti Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung.

Selain di Pantai Modangan, daerah lain di Kabupaten Malang yang menjadi penghasil garam dengan memanfaatkan sistem tunnel, salah satunya terletak di Desa Sidoasri. Namun, di desa tersebut hasil produksinya masih berkisar di angka empat kuintal sampai lima kuintal per sekali panen.

"Sidoasri lebih sedikit karena angin sama panasnya masih lebih bagus di Modangan sehingga prosesnya lebih cepat," ucapnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Usai Diterjang Longsor, Pengelola Wisata Pastikan Telaga Sarangan Sudah Aman Dikunjungi

Usai Diterjang Longsor, Pengelola Wisata Pastikan Telaga Sarangan Sudah Aman Dikunjungi

Minggu, 18 Jan 2026 11:38 WIB

Minggu, 18 Jan 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti usai diterjang longsor, pengelola objek wisata Telaga Sarangan memastikan kawasan wisata tersebut aman dikunjungi…

Dilanda Hujan Ekstrem, BPBD Pasuruan Siaga Longsor di 8 Titik Jalur Wisata Bromo

Dilanda Hujan Ekstrem, BPBD Pasuruan Siaga Longsor di 8 Titik Jalur Wisata Bromo

Minggu, 18 Jan 2026 11:28 WIB

Minggu, 18 Jan 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menetapkan status siaga longsor di delapan wilayah. Dimana wilayah…

Potensi Tradisi Tahunan 'Labuhan Sarangan' Jadi Ajang Promosikan Pariwisata di Magetan

Potensi Tradisi Tahunan 'Labuhan Sarangan' Jadi Ajang Promosikan Pariwisata di Magetan

Minggu, 18 Jan 2026 11:18 WIB

Minggu, 18 Jan 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka mempromosikan pariwisata lokal daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, mempromosikan sektor pariwisata daerah…

Lewat Program Bus Gratis, Pemkab Bangkalan Komitmen Tingkatkan Layanan Transportasi Pelajar

Lewat Program Bus Gratis, Pemkab Bangkalan Komitmen Tingkatkan Layanan Transportasi Pelajar

Minggu, 18 Jan 2026 11:10 WIB

Minggu, 18 Jan 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi bagi kalangan pelajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, komitmen dengan…

Tingkatkan Infrastruktur Jalan, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp99 Miliar

Tingkatkan Infrastruktur Jalan, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp99 Miliar

Minggu, 18 Jan 2026 10:13 WIB

Minggu, 18 Jan 2026 10:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka peningkatan dan pemeliharaan (infrastruktur) sejumlah ruas jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, akan…

Pesona Destinasi Hutan Pinus Bukit Jengkoang Batu, Surga Tersembunyi Bak Pedesaan Swiss

Pesona Destinasi Hutan Pinus Bukit Jengkoang Batu, Surga Tersembunyi Bak Pedesaan Swiss

Minggu, 18 Jan 2026 10:11 WIB

Minggu, 18 Jan 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bukit Jengkoang, yang merupakan destinasi yang kini menjadi primadona di sudut utara Kota Batu, tepatnya di kawasan Bumiaji,…