Banyak Proyek Strategis 2025 Molor, Dewan Desak Inspektorat Lakukan Audit Menyeluruh

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto. SP/ Al Qomaruddin
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya menyoroti banyaknya proyek strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun 2025 yang molor. Keterlambatan proyek dinilai berpotensi menimbulkan beban biaya tambahan pada tahun anggaran berikutnya.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menegaskan perlunya optimalisasi peran Inspektorat Kota Surabaya untuk turun langsung melakukan pemeriksaan dan pengawasan internal.

Menurut Achmad, molornya sejumlah proyek pada tahun anggaran 2025 tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Karena itu, tegas politisi Golkar  surabaya ini Inspektorat dinilai memiliki andil strategis untuk memastikan setiap proses tender dan pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana.

“Inspektorat harus benar-benar mengawasi masing-masing dinas dalam proses tender maupun pelaksanaan proyek agar sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun. Evaluasi dan pengawasan ini justru menjadi tanggung jawab internal pemerintah kota,” ujarnya Kamis (15/1).

Ia menekankan, pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan pihak eksternal. Pemerintah kota, kata dia, telah memiliki instrumen pengawasan internal yang seharusnya dimaksimalkan agar proyek berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

Achmad juga mendorong agar Inspektorat melakukan audit mulai dari prosws pengadaan hingga terhadap dinas atau OPD yang proyeknya terbukti tidak berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi waktu maupun spesifikasi teknis.

Audit tersebut penting sebagai bahan evaluasi sekaligus perbaikan di masa mendatang.

“Bukan hanya soal pemutusan kontrak dengan rekanan. Dinas juga harus merasa diawasi dan bertanggung jawab penuh atas pekerjaan yang dilaksanakan oleh pengembang atau rekanan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keterlambatan proyek berdampak langsung pada tata kelola anggaran daerah. Proyek yang seharusnya rampung di tahun berjalan namun tertunda ke tahun berikutnya akan mengganggu skala prioritas pembangunan.

“Dengan kondisi fiskal yang sempit, fungsi Inspektorat ini mendesak untuk dioptimalkan. Kalau proyek molor terus, bukan hanya anggaran yang carut-marut, tapi juga waktu dan efisiensi kerja dinas menjadi tidak optimal,” pungkasnya.

Seperti diketahui ada 4 proyek strategis yang molor dan disanksi blacklist oleh Pemkot Surabaya diantaranya 2 proyek rumah pompa, dan 2 proyek pembangunan puskesmas. Alq

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…