Selama 2026, Diskopindag Kota Malang Targetkan 10 Persen UMKM Naik Kelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi. SP/ MLG
Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang telah menargetkan 10 persen pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) naik kelas yang sudah dijalankan pada tahun sebelumnya tetapi dilakukan penguatan, seperti langkah pendampingan.

"Jumlah UMKM di Kota Malang ini 40 ribu dan pada 2026 kami mengupayakan supaya 10 persen atau sebanyak empat ribu UMKM naik kelas," kata Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi, Senin (19/01/2026).

Lebih lanjut, pada 2026 ini langkah pendampingan oleh tim pendamping cakupannya diperluas hingga menyentuh 50 sampai 100 UMKM. Selain itu, tim pendamping juga diminta lebih detail dalam memberikan materi pelatihan, seperti mengenai pengemasan produk dan pemasaran.

Penguatan ini dilakukan karena pada 2025 jumlah UMKM yang naik kelas tidak memenuhi target. Tercatat UMKM mengalami peningkatan, seperti dari segi omzet tahunan, kelengkapan legalitas usaha, serta kualitas produk.

"Target pada 2026 ini sama dengan 2025 sebetulnya. Nah, tahun lalu terdapat 100-an UMKM (naik kelas)," ujarnya.

Penguatan langkah pendampingan juga ditujukan agar semakin produk milik pelaku UMKM dari Kota Malang bisa menembus pasar ekspor, terutama ke tiga negara, yakni Uni Emirat Arab, Malaysia dan Selandia Baru.

Diketahui, hingga 2025 total sudah ada 95 UMKM yang produknya mampu menembus pasar global dan mayoritas komoditas adalah keripik dari hasil olahan tempe. Sehingga, jika diakumulasikan dengan produk lainnya, seperti kriya maka nilai ekspor produk UMKM asal Kota Malang sekitar Rp100 miliar.

"Pada 2026 (produk UMKM) yang ekspor bisa meningkat 50 persen. Klinik ekspor dimaksimalkan karena pasarnya sudah terbuka dan kami memiliki kerja sama dengan luar negeri," tuturnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…