Pasar Krai Ambruk, Pemkab Lumajang Gercep Relokasikan Sementara Pedagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati (Wabup) Lumajang Yudha Adji Kusuma (kiri) meninjau bangunan lapak Pasar Krai yang roboh di Kecamatan Yosowilangun. SP/ LMJ
Wakil Bupati (Wabup) Lumajang Yudha Adji Kusuma (kiri) meninjau bangunan lapak Pasar Krai yang roboh di Kecamatan Yosowilangun. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti bangunan lapak di Pasar Krai, Kabupaten Lumajang, roboh hingga menyebabkan tiga orang terluka dan dirawat di rumah sakit setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang gercep mulai merelokasi sementara para pedagang wujud kehadiran pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekonomi rakyat kecil.

"Untuk melindungi pedagang Pasar Krai di Kecamatan Yosowilangun, kami menyiapkan relokasi sementara agar aktivitas jual beli tetap berjalan dan para pedagang tidak kehilangan sumber penghidupan. Sehingga, untuk sementara, para pedagang yang terdampak akan dialokasikan agar tetap dapat berjualan," kata Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, Rabu (21/01/2026).

Keberlanjutan aktivitas perdagangan menjadi prioritas utama Pemkab Lumajang dalam menangani insiden itu dan menekankan bahwa negara harus hadir tidak hanya saat krisis, tetapi juga dalam memastikan masyarakat tetap dapat bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Yang terpenting, para pedagang tetap bisa mencari nafkah. Pemerintah harus memastikan mereka tidak semakin terpuruk akibat musibah yang tidak mereka kehendaki," ujarnya.

Pemkab Lumajang juga akan melakukan pendataan terhadap pedagang terdampak serta menyiapkan langkah lanjutan agar mereka dapat berjualan dengan aman dan layak, sehingga upaya itu sekaligus menjadi bagian dari penguatan perlindungan sosial dan ekonomi bagi pelaku usaha kecil di pasar rakyat dan berharap denyut ekonomi Pasar Krai tetap hidup

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan keberlangsungan ekonomi rakyat kecil akan terus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan penanganan pasca-bencana dengan mengevaluasi seluruh infrastruktur pasar demi menjamin keamanan pedagang dan pengunjung.

Diketahui sebelumnya, Pasar Krai yang dibangun pada tahun 2019 selama ini digunakan oleh pedagang sayur, namun aktivitasnya relatif sepi karena Pasar Krai merupakan pasar mingguan. Namun sekarang, di Pasar Krai lebih banyak pedagang baju, alat pertanian, dan hewan ternak. Pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga lokasi itu bisa dimanfaatkan sementara untuk menampung pedagang yang terdampak. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…