Mantan Menpora Perkuat Jerat Eks Menag Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

KPK, Akui Kesaksian Dito Semakin Membuat Terang Ungkap Kerugian Negara yang Ditimbulkan dan Kerugian Sosial pada Ribuan Calon Jamaah yang sudah Menunggu Puluhan tahun

 

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, perkuat KPK jerat mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dito Ariotedjo diperiksa KPK dengan terbuka. Ia mengakui diperiksa oleh KPK terkait kasus korupsi kuota haji dengan tersangkat Yaqut Cholil Qoumas.

Dia menjalani pemeriksaan selama hampir 3 jam lamanya. Usai diperiksa, ia mengaku dicecar KPK perihal kunjungan kerjanya ke Arab Saudi bersama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

KPK mengaku mendapatkan bukti kuat setelah memeriksa Dito. Kata KPK, kesaksian dari Dito semakin membuat terang diskresi Kementerian Agama terkait kuota haji melenceng.

"Ini menguatkan bahwa diskresi pembagian kuota yang dilakukan oleh Kemenag, melenceng dari semangat awal dalam pembahasan bilateral antara pemerintah Indonesia-pemerintah Arab Saudi tersebut," kata Budi, saat dihubungi Minggu (25/1).

"Ini menguatkan bahwa diskresi pembagian kuota yang dilakukan oleh Kemenag melenceng dari semangat awal dalam pembahasan bilateral antara pemerintah Indonesia-pemerintah Arab Saudi tersebut," tambah juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.

Akibatnya, kata Budi, bukan hanya negara yang merugi tapi juga para calon jemaah yang tertunda keberangkatannya. Padahal, katanya, usia calon jemaah semakin menua jika harus menunggu lebih lama lagi.

 

Ada Kerugian Sosial

"Akibat diskresi itu kita melihat, tidak hanya kerugian negara saja yang ditimbulkan, tapi juga kerugian sosial, yang berimbas pada ribuan calon jamaah yang sudah menunggu puluhan tahun, tertunda keberangkatannya," ujarnya.

"Padahal ada aspek kesehatan dan usia calon jamaah yang semakin menua, jika harus menunggu lebih lama lagi," imbuhnya.

Kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024 saat ini telah naik penyidikan di KPK. Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Secara garis besar, memang yang dipertanyakan, ditanyakan lebih detail saat kunjungan kerja ke Arab Saudi. Waktu itu saya mendampingi Bapak Presiden Jokowi dan tadi saya sudah menceritakan semuanya detail," kata Dito di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

"Jadi waktu itu ada tanda tangan MoU juga. Ini MoU-nya tadi saya bawa untuk yang Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kebetulan tidak hanya Kemenpora, ada beberapa kementerian dan lembaga lainnya," lanjutnya.

Dito juga ditanya alasan tidak adanya Menteri Agama saat itu, Yaqut Cholil Qoumas, dalam kunjungan kerja di Arab Saudi. Dito mengatakan pertemuan di Arab Saudi tidak membahas satu topik tentang haji saja.

Menurut Dito, pertemuan pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi membahas sejumlah topik mulai investasi hingga IKN. Namun Dito juga tidak menampik adanya pembahasan mengenai pelayanan haji bagi jemaah Indonesia

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pihaknya memeriksa Dito untuk mendalami perihal tambahan kuota haji. Selain itu, Dito juga dicecar terkait keberadaannya di Arab Saudi bersama Jokowi.

 

Dito Ikut ke Arab Saudi

"Dalam pemeriksaan penyidik mendalami terkait dengan asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji dari pemerintah Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia," kata jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

"Karena memang Pak Dito pada saat itu ikut berangkat ke Arab Saudi bersama rombongan dari Pemerintah Indonesia. Sehingga ini juga kemudian menguatkan terkait dengan informasi-informasi atau bukti-bukti yang didapatkan oleh penyidik KPK berkaitan dengan diskresi yang dilakukan oleh Kementerian Agama," terang Budi.

Selain itu, Budi menyebutkan keterangan Dito melengkapi bukti yang telah dikantongi penyidik. Alasannya, Dito saat itu turut berangkat ke Arab Saudi bersama rombongan Pemerintah Indonesia.

“Karena memang kami melihat Pak Dito ini bisa menerangkan apa yang dibutuhkan oleh penyidik, karena memang Pak Dito pada saat itu ikut berangkat ke Arab Saudi bersama rombongan dari Pemerintah Indonesia,” kata Budi Prasetyo.

KPK mengaku mendapatkan bukti kuat setelah memeriksa Dito. Kata KPK, kesaksian dari Dito semakin membuat terang diskresi Kementerian Agama terkait kuota haji melenceng.

“Ini menguatkan bahwa diskresi pembagian kuota yang dilakukan oleh Kemenag, melenceng dari semangat awal dalam pembahasan bilateral antara pemerintah Indonesia-pemerintah Arab Saudi tersebut,” kata Budi.

Akibatnya, kata Budi, bukan hanya negara yang merugi tapi juga para calon jemaah yang tertunda keberangkatannya. Padahal, katanya, usia calon jemaah semakin menua jika harus menunggu lebih lama lagi.

Kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024 saat ini telah naik penyidikan di KPK. Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini. erc/jk/cr3/rmc

Berita Terbaru

Menteri KKP Mendadak Oleng

Menteri KKP Mendadak Oleng

Minggu, 25 Jan 2026 19:11 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:11 WIB

Saat Pemberangkatan Tiga Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Politeknik AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - M…

Nganggur, Ribuan WNI Lari ke Kamboja, Ikut Penipuan Digital

Nganggur, Ribuan WNI Lari ke Kamboja, Ikut Penipuan Digital

Minggu, 25 Jan 2026 19:08 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:08 WIB

KBRI Phnom Penh Ungkap 2.117 WNI Ajukan Pemulangan ke Indonesia. Tercatat Sekitar 10 ribu WNI terlibat Inline scam di 10 negara     SURABAYAPAGI.COM, Phnom P…

Hingga tahun 2028, Pengangguran Jadi Problem Utama RI

Hingga tahun 2028, Pengangguran Jadi Problem Utama RI

Minggu, 25 Jan 2026 19:07 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengangguran menjadi masalah nomor satu ekonomi Indonesia, setidaknya hingga tahun 2028 mendatang. Selain Indonesia masih ada 26…

Gol Solo Run Rachmat Irianto, Hancurkan PSIM 

Gol Solo Run Rachmat Irianto, Hancurkan PSIM 

Minggu, 25 Jan 2026 19:01 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:01 WIB

Bajul Ijo Menang 3-0, Striker Anyar Bruno Paraiba Cetak Skor   SURABAYAPAGI.COM, Yogyakarta – Persebaya Surabaya mampu membawa pulang ke Surabaya, tiga poin s…

Kebenaran Sesungguhnya

Kebenaran Sesungguhnya

Minggu, 25 Jan 2026 18:57 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 18:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alkitab mengajarkan agar umat-Nya mengandalkan Tuhan dalam menghadapi perkara, menghindari fitnah, serta bertindak jujur dan adil.…

Jakarta Banjir Berhari-hari, Surabaya Dihantui

Jakarta Banjir Berhari-hari, Surabaya Dihantui

Minggu, 25 Jan 2026 18:56 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan 132 RT dan 16 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir pada…