Produk UMKM Olahan Keripik Jadi Penyumbang Ekspor Terbesar Kota Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produsen UMKM keripik di Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Salah satu produsen UMKM keripik di Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) mencatat produk olahan keripik menjadi penyumbang terbesar nilai ekspor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Malang. Hal itu terlihat total UMKM yang berhasil menembus pasar global hingga 2025, mayoritas berasal dari sektor olahan keripik.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengungkapkan, pihaknya mencatat sebanyak 95 UMKM telah berhasil menembus pasar luar negeri. Dan dari jumlah itu, aneka keripik termasuk keripik tempe menjadi komoditas yang mendominasi dipasarkan ke sejumlah negara. Seperti Uni Emirat Arab, Malaysia, hingga Selandia Baru.

"Produk yang sudah kami ekspor macam-macam, ada kriya, makanan seperti keripik. Yang paling banyak permintaan aneka produk keripik, seperti keripik tempe," ujar Eko, Selasa (27/01/2026).

Jika digabungkan dengan komoditas UMKM lainnya, nilai ekspor produk asal Kota Malang mencapai sekitar Rp 100 miliar. Capaian ini menjadi modal optimistis bagi Pemkot Malang untuk mendorong UMKM naik kelas pada 2026.

Lebih lanjut, Diskopindag menargetkan, 10 persen dari total sekitar 40 ribu UMKM di Kota Malang, atau sekitar 4.000 pelaku usaha, bisa naik kelas pada 2026. Sehingga, untuk mengejar target tersebut, Diskopindag akan memperkuat pola pendampingan yang sebelumnya telah dilakukan.

"UMKM dikatakan naik kelas apabila mengalami peningkatan omzet per tahunnya, misal dari Rp 500 juta menjadi Rp 5 miliar per tahun," ungkapnya.

Untuk mendorong produksi yang positif tersebut, pada 2026, cakupan pendampingan akan diperluas dengan satu tim pendamping membina 50 hingga 100 UMKM. Langkah penguatan ini dilakukan karena capaian UMKM naik kelas pada 2025 belum sesuai harapan. Dari target yang ditetapkan, baru sekitar 100 UMKM yang berhasil naik kelas.

Dengan kerja sama yang telah terjalin dengan sejumlah negara, pemerintah menargetkan jumlah UMKM yang mampu menembus pasar ekspor meningkat hingga 50 persen pada 2026. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Optimalkan Pengelolaan Limbah Domestik, Ini Layanan Inovatif DPUPR Kota Kediri

Optimalkan Pengelolaan Limbah Domestik, Ini Layanan Inovatif DPUPR Kota Kediri

Kamis, 28 Mei 2026 17:41 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 17:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Guna meningkatkan kualitas sanitasi di wilayah Kota Kediri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri kini resmi…

Dorong Inovasi Produk Ban, Pasar Jawa Timur Dinilai Strategis bagi Industri Ban Nasional

Dorong Inovasi Produk Ban, Pasar Jawa Timur Dinilai Strategis bagi Industri Ban Nasional

Kamis, 28 Mei 2026 17:18 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen ban PT Bridgestone Tire Indonesia kembali berpartisipasi dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 yang b…

Momentum Idul Adha, DPC Gerindra Surabaya Perkuat Solidaritas Lewat Kurban

Momentum Idul Adha, DPC Gerindra Surabaya Perkuat Solidaritas Lewat Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 14:42 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 14:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan menggelar penyembelihan …

Gelar Pasar Murah di Bojonegoro, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

Gelar Pasar Murah di Bojonegoro, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

Kamis, 28 Mei 2026 10:34 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 10:34 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggencarkan program pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memperkuat k…

Buka Hotline Aduan Masyarakat, ‘Lapor Cak Eri’ Terima 400 Aduan Warga per Hari

Buka Hotline Aduan Masyarakat, ‘Lapor Cak Eri’ Terima 400 Aduan Warga per Hari

Kamis, 28 Mei 2026 10:27 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lebih dari sepekan membuka hotline, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat "Lapor Cak Eri" melalui pesan WhatsApp di nomor…

Marak Dispensasi Nikah Anak, Angka Perceraian di Sidoarjo Tembus 2.640 Perkara

Marak Dispensasi Nikah Anak, Angka Perceraian di Sidoarjo Tembus 2.640 Perkara

Kamis, 28 Mei 2026 10:26 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti meningkatnya angka kasus perceraian di Kabupaten Sidoarjo yang saat ini tembus 2.640 perkara perceraian masuk…