Meriahkan Tradisi Nyadran, Perahu Angkut Sound Horeg Tenggelam Kelebihan Beban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan warga Balongdowo berjibaku menyelamatkan seperangkat sound system Horeg yang diangkut perahu mulai tenggelam. SP/ SDA
Puluhan warga Balongdowo berjibaku menyelamatkan seperangkat sound system Horeg yang diangkut perahu mulai tenggelam. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Alih-alih ikut memeriahkan tradisi Nyadran menjelang Ramadhan, nasib sial justru menimpa salah satu kelompok warga Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo dimana perahu yang mereka gunakan untuk mengangkut perlengkapan sound system horeg terguling dan tenggelam ke sungai.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (07/02/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian hanya berupa peralatan horeg yang ikut tercebur ke sungai. Padahal, awalnya sound tersebut akan digunakan untuk memeriahkan tradisi Nyadran yang digelar pada Minggu (08/02/2026).

"Benar, ada perahu yang terguling saat membawa perlengkapan untuk kegiatan Nyadran. Kejadiannya Sabtu sore. Tidak ada korban, hanya kerugian material," jelas Kapolsek Candi Kompol Septiawan membenarkan adanya insiden tersebut, Minggu (08/02/2026).

Diketahui, Tradisi Nyadran sendiri merupakan agenda rutin warga pesisir Sidoarjo, khususnya dari Desa Balongdowo dan sekitarnya. Warga biasanya berziarah ke makam Dewi Sekardadu di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran dengan rangkaian kegiatan meliputi arak-arakan tumpeng, doa bersama, hingga pelarungan sesaji ke laut sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut serta permohonan keselamatan.

Selain sarat nilai religi dan budaya, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan iringan musik dari perahu-perahu yang telah dipasangi perangkat sound system horeg. Persiapan pemasangan perlengkapan tersebut bahkan dilakukan hingga dua hari sebelumnya.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo Kompol Imam Yuwono menduga perahu tidak mampu menahan beban peralatan yang diangkut. "Diduga perahu tidak kuat menerima beban mesin listrik dan perlengkapan horeg lainnya, sehingga lambung perahu pecah lalu peralatan terguling ke sungai," ujar Kompol Imam.

Saat ini para kru masih berupaya mengevakuasi peralatan yang jatuh ke sungai. Pihak kepolisian dari Polsek Candi bersama Satpolairud juga terus melakukan pemantauan serta pengamanan jalannya tradisi Nyadran agar berlangsung aman dan lancar. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…