Terduga Otak Manipulasi Mesin Pemeriksaan Barang Impor di BC, Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jhon Field, pemilik PT Blueray Cargo, ditahan oleh KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka suap importasi barang yang menyeret sejumlah pejabat Bea Cukai.
Jhon Field, pemilik PT Blueray Cargo, ditahan oleh KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka suap importasi barang yang menyeret sejumlah pejabat Bea Cukai.

i

KPK Temukan Barang Bukti Total Senilai Rp 40,5 Miliar di Kediaman Tersangka dan Kantor PT Blueray Cargo dan Lokasi lain

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jhon Field (JF), pemilk PT Blueray, menyerahkan diri ke KPK usai kabur saat operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap importasi barang. Jhon Field kini ditahan KPK.

"Pasca menyerahkan diri, Tersangka JF langsung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Selama pemeriksaan JF kooperatif dan menyampaikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan penyidik," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

Dalam penggeledahan yang dilakukan KPK di kediaman tersangka, kantor PT Blueray Cargo dan lokasi lain, penyidik berhasil mengamankan barang bukti senilai total sekitar Rp 40,5 miliar.

KPK menjelaskan, skandal ini bermula dari permufakatan jahat pada Oktober 2025. PT Blueray diduga menyuap oknum Bea Cukai untuk memanipulasi sistem pemeriksaan barang impor.

Sehingga barang-barang yang diduga palsu, KW, dan ilegal bisa masuk ke Indonesia tanpa pengecekan oleh petugas Bea Cukai,” tambah  Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu 

Sebagai pemilik PT Blueray, John Field diduga menjadi otak di balik upaya meloloskan barang-barang "KW" melalui manipulasi parameter rule set pada mesin pemindai Bea Cukai. 

Sebagai pemilik PT Blueray, John Field diduga menjadi otak di balik upaya meloloskan barang-barang "KW" melalui manipulasi parameter rule set pada mesin pemindai Bea Cukai.

Atas pengkondisian sistem tersebut, terjadi serangkaian penyerahan uang dari pihak PT Blueray kepada oknum DJBC sepanjang Desember 2025 hingga Februari 2026 di berbagai lokasi 

Adapun Jhon menyerahkan diri ke KPK pada Sabtu (7/2) dini hari. KPK sempat memeriksa Jhon sebelum ditahan.

Jhon kini ditahan KPK untuk 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan di rutan gedung Merah Putih, KPK, Jakarta.

 

Tahan Direktur Penindakan BC

"Usai pemeriksaan rampung, penyidik melakukan penahanan terhadap JF untuk 20 hari pertama," sebutnya.

Diketahui awalnya KPK belum menahan Jhon yang telah ditetapkan tersangka karena melarikan diri. KPK awalnya hanya menahan lima dari enam tersangka yang ada.

"Mungkin ada pertanyaan dari rekan-rekan, yang ditetapkan 6, yang ditahan 5. Kemana 1 lagi kan gitu kan? Satu lagi disaat kita akan temen-temen di lapangan akan lakukan tangkap tangan, itu sodara JF melarikan diri," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers di KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/2).

KPK melakukan OTT terkait kasus ini pada Rabu (4/2). KPK mengamankan barang bukti senilai puluhan miliaran rupiah.

KPK juga telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka. Berikut daftarnya:

1. Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan D irektorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026;

2. Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Inteljien Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC);

3. Orlando (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (kasi Intel DJBC);

4. Jhon Field (JF) selaku Pemilk PT Blueray

5. Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray

6. Dedy Kurniawan (DK) selaku Manager Operasional PT Blueray. n erc/cr5/rmc

Berita Terbaru

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

SurabayaPagi, Semarang - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) secara resmi telah menyelenggarakan Seminar…

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN - BRI Kantor Cabang Madiun didugat perdata oleh  pengusaha Ponorogo terkait lelang aset yang diklaim milik Yunan Helmy Nasution. Guga…

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom.…

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencairkan gaji ke-13 bagi 3.692 pegawai dengan total anggaran Rp13,2 miliar. Menariknya, selain PNS,…

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memicu efek domino di…

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…