SURABAYAPAGI.COM, Malang - Prabowo merincikan hunian di kampung haji mencapai 1.000 kamar. Jumlah itu, katanya, akan terus bertambah seiring pembagunan berjalan.
"Kita akan punya 1.000 kamar, tapi terus akan kita bangun," ungkap Prabowo saat acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Dari berbagai sumber diperoleh informasi, pemerintah Indonesia telah membeli sebuah hotel di Makkah, yang saat ini sedang dalam tahap survei dan kajian oleh Kementerian Agama.
Kabarnya pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi pada Januari 2026 masih dalam tahap awal, dengan fokus pada survei hotel yang baru dibeli di Makkah dan persiapan lelang aset di lahan wakaf. Proyek ini diproyeksikan mulai dibangun pada kuartal IV 2026 dan belum dapat digunakan untuk musim haji 2026.
Turunkan Biaya Haji
Presiden Prabowo Subianto bertekad menurunkan biaya haji untuk masyarakat Indonesia.
Di hadapan para Nahdliyyin, Prabowo mengumumkan Indonesia menjadi negara pertama yang mendapat lahan sendiri di Tanah Suci.
"Intinya saya mau melaporkan di sini, bahwa Indonesia pertama kali kita mendapat hak untuk kita bisa memiliki lahan di kota suci, di kota Makkah," kata Prabowo.
"Kita akan membangun kampung haji di Makkah untuk jemaah haji dan mereka yang merasakan umroh," sambungnya.
Prabowo menegaskan kampung haji tersebut akan diperuntukkan bagi seluruh jemaah yang sedang menjalankan ibadah haji dan umroh. Menurutnya, pembangunan kampung haji Indonesia menjadi catatan penting dalam sejarah hubungan Indonesia dan Saudi.
"Nanti dijamin semua jemaah akan mendapat hunian yang layak, tidak usah ragu-ragu lagi. Kita juga akan menurunkan biaya haji. Ini dalam sejarah pemerintah Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki lahan," ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo merincikan hunian di kampung haji mencapai 1.000 kamar. Jumlah itu, katanya, akan terus bertambah seiring pembagunan berjalan.
Tercatat sejumlah pejabat hadir dalam acara itu, antara lain Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Hadir pula, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PPPA Arifatul Choiri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Dardak. n ha/nr/cr1/rmc
Editor : Moch Ilham