Reza Pahlavi, Janji Siap Pimpin Transisi Iran Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Dalam artikel opininya, The Washington Post, Putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas serangan tersebut dan kembali menyatakan kesiapan memimpin masa transisi menuju Iran yang baru.

Namun, ia menegaskan perannya hanya bersifat sementara, di tengan kekhawatiran sebagian pihak bahwa ia ingin mengembalikan monarki absolut seperti ayahnya, Mohammad Reza Pahlavi, yang digulingkan dalam Revolusi Iran 1979.

Putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, bereaksi usai media Iran melaporkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Tehran, Sabtu (28/2).

Melansir AFP, Pahlavi menyebut Republik Islam Iran yang menggantikan rezim pro-Barat ayahnya telah berakhir.

"Dengan kematiannya, Republik Islam secara efektif telah berakhir dan segera dibuang ke tempat sampah sejarah," tulis Pahlavi melalui akun X miliknya, Minggu (1/3).

Eks putra mahkota Iran ini juga memperingatkan agar tidak menunjuk pengganti Khamenei dan menyerukan aparat keamanan tidak mempertahankan pemerintah saat ini.

"Kepada militer, aparat keamanan, dan kepolisian, segala upaya untuk menopang rezim yang runtuh akan berujung pada kekalahan," ujarnya.

Pahlavi, yang selama ini memposisikan diri sebagai figur transisi namun tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari seluruh kelompok oposisi, juga meminta warga iran tetap waspada.

 

Pemisahan Agama dan Negara

"Banyak warga Iran, sering kali meski menghadapi peluru, telah meminta saya memimpin transisi ini. Saya kagum atas keberanian mereka dan saya menjawab panggilan tersebut," tulisnya.

Menurut Pahlavi, jalur ke depan akan dilakukan secara transparan melalui penyusunan konstitusi baru yang diratifikasi lewat referendum, kemudian dilanjutkan pemilu bebas di bawah pengawasan internasional.

"Ketika rakyat Iran memberikan suara, pemerintahan transisi akan dibubarkan," ujarnya.

Ia juga mengklaim bahwa berbagai kelompok oposisi Iran telah sepakat pada prinsip-prinsip utama, termasuk pemisahan agama dan negara, menjaga keutuhan wilayah Iran yang memiliki komunitas minoritas, serta menjamin kebebasan individu dan kesetaraan seluruh warga negara. n afp, aj, rmc

Berita Terbaru

Bupati Yani Tinjau Korban Insiden Panceng, Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga Selama Ramadan

Bupati Yani Tinjau Korban Insiden Panceng, Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga Selama Ramadan

Minggu, 01 Mar 2026 21:52 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan kondisi korban insiden p…

Asketisme

Asketisme

Minggu, 01 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam ajaran Kristen saya mendapat pengetahuan praktik yang setara dengan tirakat. Ini, sering disebut sebagai asketisme, disiplin…

Advokat Bilang Ada Kekuatan Non-hukum di Penegakan hukum

Advokat Bilang Ada Kekuatan Non-hukum di Penegakan hukum

Minggu, 01 Mar 2026 20:56 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 20:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kali ini saya terkesima membaca duplik terdakwa yang berprofesi jasa bidang hukum.  Advokat wanita ini beber mafia peradilan, …

Pelajar 15 Tahun di Kota Batu Tewas Tertabrak Pikap

Pelajar 15 Tahun di Kota Batu Tewas Tertabrak Pikap

Minggu, 01 Mar 2026 17:32 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Batu – Seorang pelajar berusia 15 tahun, Muhammad Aidzil Fauzul Qulum, dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya d…

Terlibat Tawuran, Belasan Pemuda di Situbondo Diamankan Polisi

Terlibat Tawuran, Belasan Pemuda di Situbondo Diamankan Polisi

Minggu, 01 Mar 2026 17:31 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo – Belasan pemuda dari Desa Panji Kidul dan Desa Landangan, Situbondo, terlibat tawuran beruntun pada tiga lokasi yang berbeda di K…

Pamit Mencari Ikan, Nelayan di Sampang Ditemukan Tewas di Pantai

Pamit Mencari Ikan, Nelayan di Sampang Ditemukan Tewas di Pantai

Minggu, 01 Mar 2026 17:30 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sampang – Seorang nelayan asal Kabupaten Bangkalan yang pergi melaut seorang diri sejak Jumat dini hari, akhirnya ditemukan dalam kondisi m…