DPC PDIP Kota Madiun Tegaskan Kader Tak Boleh Kelola MBG, Sanksi Bisa Berujung Pemecatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Inda Raya Ayu Miko Saputri, Sekretaris DPC PDIP Kota Madiun.
Inda Raya Ayu Miko Saputri, Sekretaris DPC PDIP Kota Madiun.

i

SURABAYA PAGI, ‎Kota Madiun – DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Madiun memastikan seluruh kadernya tidak ada yang terlibat dalam pengelolaan Program MBG.

‎Sekretaris DPC PDIP Kota Madiun, Inda Raya, menegaskan bahwa kader PDIP Kota Madiun tidak ada yang bersinggungan dengan program tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

‎“Insyaallah di Kota Madiun, empat anggota dewan Fraksi PDI Perjuangan tidak ada yang bersinggungan dengan MBG,” tegas Inda usai bagi takjil di Jl.Pahlawan, Minggu (1/3/2026).

‎Penegasan itu menyusul beredarnya surat resmi DPP PDIP yang melarang kader memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan pribadi, termasuk mengambil keuntungan finansial maupun bentuk material lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung.

‎Inda mengakui dirinya sempat disinyalir memiliki keterkaitan dengan beberapa MBG. Namun ia membantah tudingan tersebut.

‎“Saya pribadi sempat ditanya-tanya. Tapi saya tegaskan, tidak ada sangkut pautnya dengan saya,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, kehadirannya di sejumlah kegiatan MBG hanya sebatas memenuhi undangan untuk memberikan motivasi kepada para pekerja, bukan sebagai pemilik maupun pengelola.

‎“Saya datang hanya menyampaikan agar para pekerja bekerja dengan baik. Tidak ada hubungannya dengan kepemilikan atau yayasan pengelola,” katanya.

‎Menurut Inda, DPP secara tegas melarang kader mengambil keuntungan dari MBG. Jika terbukti melanggar, sanksi organisasi telah disiapkan.

‎“Sanksinya tegas. Mulai dari peringatan sampai pemberhentian atau pemecatan,” ungkapnya.

‎Ia juga menilai polemik yang berkembang di masyarakat lebih banyak dipicu praktik di lapangan, ia menilai praktik dilapangan sudah terlalu liar.

‎“Kalau memang banyak komplain dan tidak dikehendaki masyarakat, PDI Perjuangan akan berada di sisi rakyat. Harapannya tentu pelaksanaan di lapangan bisa lebih baik,” pungkasnya.mdn

Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…