SurabayaPagi, Surabaya - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai RW 7 Kalibutuh, Bubutan, Surabaya pada Sabtu, (7/3/2026).
Agenda sosialisasi ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, Anggota DPRD Surabaya Mochammad Machmud, serta perwakilan Badan Gizi Nasional, Achmad Kudori.
Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik.
Program ini tidak hanya menyasar peserta didik dari tingkat TK hingga SMA, tetapi juga kelompok masyarakat lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, termasuk Badan Gizi Nasional dan tokoh masyarakat yang turut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi yang baik.
Lucy Kurniasari menegaskan bahwa secara umum masyarakat menilai Program MBG sebagai kebijakan yang positif dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat.
Namun, ia juga mengakui bahwa sempat muncul kekhawatiran di tengah masyarakat akibat berbagai pemberitaan yang beredar di media sosial.
“Secara umum masyarakat menilai Program MBG sebagai kebijakan yang baik dan bermanfaat. Namun sebagian masyarakat sempat merasa khawatir karena pemberitaan di media sosial. Padahal makanan bergizi memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sehingga harus diterima secara utuh oleh para penerima manfaat sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Lucy Kurniasari.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan program tersebut.
Partisipasi masyarakat dalam menyampaikan masukan dan pengaduan diharapkan dapat membantu memastikan program berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis juga memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
Program ini turut melibatkan sektor peternakan, pertanian, serta pelaku UMKM di sekitar lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam pengelolaannya, terdapat tenaga profesional seperti kepala SPPG, tenaga akuntansi, serta ahli gizi yang bertugas memastikan kualitas makanan dan tata kelola program berjalan dengan baik.
Lucy Kurniasari juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas gizi masyarakat merupakan bagian penting dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya asupan gizi yang seimbang serta berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Byb
Editor : Redaksi