Lewat KEN 2026, Kemenekraf Catat Festival Jaranan Trenggalek Resmi Diakui Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Dokumentasi Festival Jaranan di Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Ilustrasi. Dokumentasi Festival Jaranan di Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) baru-baru ini mencatat sejarah baru melalui Kharisma Event Nasional (KEN) 2026, kini Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) berpeluang masuk kalender pariwisata, dimana dalam program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tersebut akan menghadirkan total 125 acara terpilih dari 38 provinsi di Indonesia sebagai upaya untuk memperkuat daya tarik pariwisata nasional.

Perlu diketahui, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka resmi masuk KEN 2026 setelah melalui proses kurasi dari Kementerian Pariwisata. Masuknya FJTT ke KEN diharapkan bisa mendorong peningkatan kunjungan wisata sekaligus memperkuat posisi Trenggalek sebagai destinasi budaya.

"Betul, sesuai rilis dari Kementerian Pariwisata, FJTT masuk KEN 2026. Ini yang pertama kali bagi Trenggalek," ujar Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Trenggalek, Bambang Supriyadi, Senin (27/04/2026).

Dan untuk bisa masuk KEN, acara daerah harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain telah berjalan minimal tiga tahun berturut-turut, dikelola secara profesional dan bukan even sampingan. Tentu saja pencapaian ini bukanlah sesuatu yang mudah. Pemerintah daerah sudah beberapa kali mengusulkan festival ini, namun baru di tahun 2026 berhasil lolos seleksi. "Trenggalek tentu bangga bisa mewarnai KEN 2026," imbuhnya.

Terpisah, Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara, mengatakan festival kesenian tersebut telah menjadi agenda rutin pemerintah daerah selama 27 tahun terakhir. Hal itu karena, Festival Jaranan ini diketahui adalah acara tahunan yang rutin diadakan setiap perayaan Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Trenggalek. Festival ini juga dikenal sebagai ajang kompetisi dan adu kreasi para pelaku seni.

Selain keren atas prestasinya yang berhasil masuk Kharisma Event Nasional (KEN). Konsep branding festival ini di media sosialnya patut diacungi jempol juga. Ilustrasi yang digunakan sangatlah penuh warna, jauh dari bayangan jaranan pada umumnya. Ia dengan lihai mengubah elemen jaranan menjadi visual penuh warna, yang sangatlah fun juga unik. tr-02/dsy

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rapat digelar ketika massa Demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, agenda tersebut masih…

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penambahan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi G…