Libatkan Banyak Pihak, Disdik Bojonegoro Berupaya Tangani Anak Tidak Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Anak putus sekolah lantaran terkendala faktor ekonomi. SP/ BJN
Ilustrasi. Anak putus sekolah lantaran terkendala faktor ekonomi. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui langkah pendataan, verifikasi lapangan, hingga penyusunan strategi penanganan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro terus berupaya menangani persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk memastikan setiap anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang layak. 

Pasalnya, jumlah ATS di Bojonegoro tercatat sekitar 5.610 anak. Namun angka tersebut terus mengalami perubahan seiring pembaruan data secara real time. Meski demikian, angka tersebut terus mengalami perubahan seiring pembaruan data secara real time yang diketahui melalui sistem nasional yang terintegrasi dengan berbagai basis data pemerintah, seperti Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Education Management Information System (EMIS), dan data kependudukan dari Dukcapil.

"Data ATS ini bersifat dinamis dan dapat berubah setiap saat karena berasal dari sistem yang terus diperbarui. Karena itu, data yang muncul harus diverifikasi kembali di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya," jelas Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Agus Anshori, Selasa (09/06/2026).

Ia mengungkapkan bahwa faktor penyebab ATS cukup beragam. Mulai dari kondisi keluarga, anak yang putus sekolah, lulus tetapi tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya, hingga faktor pernikahan usia muda, pekerjaan, perpindahan tempat tinggal, maupun kebutuhan khusus yang memerlukan layanan pendidikan tertentu.

Sebagai alternatif, Dinas Pendidikan juga mendorong pemanfaatan jalur pendidikan nonformal melalui Program Paket A, Paket B, dan Paket C yang dikelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Jalur ini dinilai lebih fleksibel dari sisi waktu dan tempat sehingga dapat menjangkau anak-anak dengan berbagai kondisi. Selain itu, bagi anak berkebutuhan khusus, bisa mendapatkan pendidikan di sekolah-sekolah inklusi. 

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan juga terus mendorong sekolah melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi putus sekolah, terutama pada jenjang SD dan SMP. "Ini membutuhkan gerakan bersama. Pendidikan adalah jalan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kita harus memiliki pemahaman yang sama bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan," tegasnya. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

Kamis, 24 Sep 2026 11:18 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Ekspor gratis yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan…

Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Kamis, 24 Sep 2026 11:01 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti ancaman penyakit influenza A di wilayah Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat…

Surat Distributor Jadi Kunci, Saksi Bareskrim Ungkap Wire Rope Pemasok PT BPI Bermasalah SNI

Surat Distributor Jadi Kunci, Saksi Bareskrim Ungkap Wire Rope Pemasok PT BPI Bermasalah SNI

Kamis, 24 Sep 2026 10:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Rumah Dinas Puskesmas Ponorogo Terbakar, Berkas Arsip dan Motor Hangus

Rumah Dinas Puskesmas Ponorogo Terbakar, Berkas Arsip dan Motor Hangus

Kamis, 24 Sep 2026 10:08 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo— Kebakaran terjadi di sebuah rumah dinas milik Puskesmas Ponorogo Selatan yang difungsikan sebagai gudang arsip di Jalan Pacar, K…

​Tim Bulutangkis Putra Indonesia ke Final, Temui China

​Tim Bulutangkis Putra Indonesia ke Final, Temui China

Kamis, 24 Sep 2026 08:07 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:07 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Ichinomiyah – Indonesia ke final bulutangkis beregu putra Asian Games 2026 setelah atasi Thailand 3-1. Mereka bersua China. ​Leo/Daniel …

​Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam

​Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam

Kamis, 24 Sep 2026 08:05 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:05 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama seki…