Hingga Mei 2026, Bulog Tulungagung Serap 57 Ribu Ton Gabah Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi gudang penyimpanan milik Kantor Cabang Perum Bulog Tulungagung yang terisi penuh di Tulungagung. SP/ TLG
Kondisi gudang penyimpanan milik Kantor Cabang Perum Bulog Tulungagung yang terisi penuh di Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama kurun Januari-Mei 2026, Perum Bulog Cabang Tulungagung, Jawa Timur telah menyerap gabah petani sebanyak 57 ribu ton atau 71,25 persen dari target pengadaan tahun 2026 sebesar 80 ribu ton. Capaian tersebut membuat stok beras yang dikuasai Bulog di wilayah kerjanya mencapai sekitar 85 ribu ton.

"Dari hasil penyerapan gabah petani, saat ini stok beras yang kami kuasai mencapai sekitar 85 ribu ton," jelas Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan, Kamis (18/06/2026).

Menurut Yonas, realisasi serapan tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya musim tanam dan panen kedua pada sejumlah sentra produksi padi di wilayah Tulungagung dan sekitarnya. Tingginya volume stok membuat kapasitas enam gudang milik Bulog yang tersebar di Tulungagung, Trenggalek, serta Blitar Kota dan Kabupaten telah terisi penuh.

Sehingga, untuk mendukung penyimpanan hasil serapan petani, Bulog menambah kapasitas melalui penyewaan 15 gudang tambahan yang berada di wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar. Sedangkan adanya penambahan gudang diperlukan karena Bulog masih melanjutkan program pengadaan gabah selama musim panen berikutnya guna mendukung target serapan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kapasitas gudang yang kami miliki sekitar 80 ribu ton. Karena stok terus bertambah, kami menyiapkan gudang tambahan agar penyerapan gabah tetap berjalan optimal," ujarnya.

Selain berasal dari hasil pengadaan tahun ini, ketersediaan stok juga ditopang cadangan beras yang masih tersimpan dari periode sebelumnya. Stok beras tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah, antara lain bantuan pangan, Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta kebutuhan intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di masyarakat.

"Kami optimistis target pengadaan dapat tercapai. Selama proses penyerapan masih berlangsung, kapasitas penyimpanan juga akan terus kami sesuaikan dengan kebutuhan," katanya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Batang Hidungnya tak Tampak

Batang Hidungnya tak Tampak

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga semalam (12/7), mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, masih belum…

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Inggris mengandalkan kedalaman skuad yang merata dan ketajaman Harry Kane, sedangkan Argentina bermodal mental juara bertahan dan…

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Sabtu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) Febrie ditetapkan tersangka…

Jangan Saling Buka Borok

Jangan Saling Buka Borok

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Agung…

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di balik dinding kayu sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas dan uang tunai…

Bukan Sekadar Perpindahan Penanganan Perkara

Bukan Sekadar Perpindahan Penanganan Perkara

Minggu, 12 Jul 2026 22:18 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menghormati kesepakatan antara Polri dan Kejagung yang memutuskan penanganan perkara Febrie Adriansyah kepada Kejagung. Kita…