Momentum Libur Sekolah, Disdik Surabaya Ajak Siswa Isi dengan Pengalaman Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati. SP/ Foto:Pemkot Surabaya
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati. SP/ Foto:Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyambut libur sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat  mengajak siswa untuk mengisi liburan dengan pengalaman baru, salah satunya memperkaya pengalaman dan mengembangkan karakter, bukan hanya sekedar beristirahat dari rutinitas belajar, serta turut mengawasi meningkatnya penggunaan gawai.

Diketahui, libur sekolah berlangsung mulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026, sementara kegiatan belajar mengajar akan kembali dimulai pada Senin 13 Juli 2026. Dan salah satu tantangan selama masa libur adalah meningkatnya penggunaan gawai. Karena itu pihaknya mengimbau para orang tua untuk mengawasi aktivitas digital anak dan tidak membiarkan mereka menghabiskan waktu sepanjang hari di depan layar.

"Liburan bukan berarti seluruh proses belajar dan pembentukan karakter ikut berhenti. Anak-anak tetap perlu didampingi agar memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, produktif, dan memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. Sehingga, penggunaan gadget harus tetap berada dalam pemantauan orang tua. Ajak anak melakukan aktivitas positif dan jangan sampai seluruh waktu liburan hanya dihabiskan dengan bermain ponsel atau perangkat digital," ujar Kepala Disdik Surabaya Febrina Kusumawati, Selasa (23/06/2026).

Imbauan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemkot Surabaya yang mendorong perlindungan anak di ruang digital melalui Gerakan Surabaya Tanpa Gawai pada pukul 18.00–20.00 WIB. Program ini mengajak keluarga memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk berinteraksi, belajar bersama, beribadah, atau melakukan kegiatan tanpa distraksi perangkat elektronik.

Pihaknya juga mengingatkan agar orang tua tetap mematuhi ketentuan mengenai pengawasan anak pada malam hari sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan mencegah anak berada di luar rumah tanpa pengawasan pada waktu yang tidak semestinya. "Pastikan anak-anak tetap dalam pengawasan, termasuk pada malam hari, dan jangan sampai euforia setelah kenaikan kelas membuat mereka melakukan aktivitas yang berisiko," himbaunya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan giant sea wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa akan menjadi proyek strategis besar pemerintah. Proyek ini akan menyelamatkan…

Jumat Berkah : Pahala Orang yang Dizalimi

Jumat Berkah : Pahala Orang yang Dizalimi

Jumat, 18 Sep 2026 08:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:50 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Sabar dalam Islam terbagi menjadi tiga macam utama, seperti yang dijelaskan dalam Rumaysho dan referensi NU Online. Tiga macam sabar…

DITEMUKAN TENDENSIUSNYA JPU SUSUN SURAT DAKWAAN

DITEMUKAN TENDENSIUSNYA JPU SUSUN SURAT DAKWAAN

Jumat, 18 Sep 2026 08:47 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:47 WIB

Pembaca Yth, Membongkar dugaan rekayasa yang sistemik tidak akan padam. JPU buat surat dakwaan pun dibuatkan narasi yang tendensius. Contoh soal penggunaan…