Lewat Ajang AIS 2025, Pemkot Prioritaskan Pelaku Usaha Warga Asli Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ajang Anugerah Investa Surabaya (AIS) 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya
Ajang Anugerah Investa Surabaya (AIS) 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui ajang Anugerah Investa Surabaya (AIS) 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengapresiasi pelaku usaha di kota setempat. Dimana, dalam kegiatan ini mengusung tema “Surabaya Gerbang Investasi Kelas Dunia” yang berlangsung di Balai Kota Surabaya.

"Pemkot Surabaya memberikan apresiasi kepada 22 perusahaan terbaik yang dinilai telah mematuhi izin usaha dan berkontribusi besar terhadap roda perekonomian di Kota Pahlawan selama periode 2025," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya, Rabu (24/06/2026).

Lebih lanjut, menurutnya ada tiga indikator utama yang menjadi dasar penilaian tim juri, yaitu jumlah modal yang ditanamkan di Kota Surabaya, kepatuhan terhadap administrasi dan regulasi yang berlaku, serta komitmen perusahaan dalam memprioritaskan warga asli Kota Surabaya sebagai pekerja.

“Kami ingin investasi di Surabaya ini legal, aman, dan nyaman. Ketika investasi masuk, ada pergerakan ekonomi. Mereka butuh pekerja, pekerjanya dari warga Surabaya. Mereka butuh makan untuk pekerjanya, menunya bisa disuplai oleh UMKM Kota Surabaya," ujarnya.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini, juga memperingatkan seluruh jajarannya agar tidak ada yang mempersulit proses perizinan. Jika ada kendala atau tindakan pungutan liar (pungli), investor diminta langsung melapor kepadanya. Dan nantinya dalam laporannya menjelaskan bahwa AIS bertujuan memacu pertumbuhan investasi berkualitas serta memperkuat sinergi antara investor besar dengan pelaku UMKM lokal.

Diketahui, dalam ajang ini diikuti oleh berbagai sektor usaha, mulai dari real estate, perhotelan, restoran/kafe, industri, rumah sakit, perdagangan dan jasa, hingga sektor UMKM. Para pengusaha harus melewati beberapa tahapan penilaian, mulai dari mengisi kuisioner mandiri terkait perizinan hingga melakukan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Stabilitas nilai Rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu…

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan untuk mendorong nelayan memanfaatkan potensi ikan di laut lepas. Ditargetkan…

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah dimulai sejak 2024 hingga akhir 2026. Meski tak pernah disebut angka pastinya,…

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1,53 juta turis asing yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah kunjungan wisman…

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Dari temuan fakta-fakta dan surat pernyataan berisi pengakuan Erick Wowpor, tanggal 23 Januari 2026, saya…

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Iran mengurangi pemakaian BBM. Seruan ini disampaikan Ketua Parlemen Iran pada hari Selasa (1/9) waktu setempat, seiring negara tersebut m…