SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui kegiatan surveilans pengambilan sampel swab trakea pada unggas di dua kecamatan di Probolinggo, menjadi langkah strategis Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memperkuat deteksi dini penyebaran penyakit Avian Influenza (AI) terhadap unggas di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto mengungkap jika pihaknya telah melibatkan tim gabungan dari Diperta Kabupaten Probolinggo dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur (drh. Indri Salespi dan drh. Windi) serta dokter penyelia yang turut melakukan pemeriksaan lapangan. Total sampel yang diambil mencapai 50 swab trakea dari ayam ras petelur dan ayam arab di lima lokasi berbeda.
"Pengambilan sampel swab di Kecamatan Wonomerto dan Krejengan menjadi langkah strategis dalam upaya deteksi dini penyebaran virus AI di wilayah sentra peternakan unggas," jelasnya, Rabu (24/06/2026).
Lebih lanjut, menurutnya, surveilans itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan unggas di tingkat peternak tetap aman dari ancaman penyakit AI yang memiliki potensi penularan cepat dengan tujuan utama adalah deteksi dini. Sedangkan untuk hasil laboratorium dari pengambilan sampel tersebut diperkirakan akan keluar dalam waktu satu hingga dua minggu, sehingga hasil tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan dalam pengendalian kesehatan hewan di lapangan.
"Kami ingin memastikan apakah unggas di wilayah Kecamatan Wonomerto dan Krejengan bebas dari virus AI atau tidak. Jika ditemukan indikasi, bisa segera dilakukan penanganan dan pengendalian,” katanya.
Ia mengimbau para peternak untuk meningkatkan biosecurity kandang, rutin melakukan vaksinasi serta menjaga kebersihan lingkungan peternakan. Langkah sederhana seperti disinfeksi kandang dan pengawasan kesehatan harian dinilai sangat efektif dalam mencegah penyebaran penyakit. pr-02/dsy
Editor : Redaksi