Minat Sekolah Lesu, Pemkab Sumenep Terapkan Pola Rekrutmen SR Jemput Bola

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sumenep yang menjadi tempat kegiatan belajar mengajar siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep. SP/ SMP
Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sumenep yang menjadi tempat kegiatan belajar mengajar siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menyusul kurangnya minat orang tua yang memasukkan putra-putrinya ke Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) saat ini telah menerapkan rekrutmen calon siswa SR dengan pola jemput bola, dengan menetapkan kuota peserta didik sebanyak 30 orang untuk masing-masing rombongan belajar pada tahun pelajaran 2026-2027.

"Dari kuota sebanyak 30 orang ini, baru calon siswa SMP yang terpenuhi, sedangkan untuk calon siswa SD belum," jelas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Pemkab Sumenep Abd Rahman Riadi, Senin (29/06/2026).

Penerapan pola jemput bola, dilakukan dengan menerjunkan tim ke lapangan, mendatangi orang tua siswa agar mau memasukkan putra-putrinya ke Sekolah Rakyat. Pasalnya, rendahnya minat masyarakat untuk memasukkan putra-putrinya ke Sekolah Rakyat itu, karena masih ada keraguan.

"Yang terpenuhi baru calon siswa SMP, yakni sebanyak 38 orang hingga 26 Juni 2026, sedangkan untuk calon siswa SD masih kurang dari 20 orang. Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan adalah belum tersedianya fasilitas pendidikan permanen," jelasnya.

Perlu diketahui, terkait rekrutmen siswa SR di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur telah dimulai sejak tahun pelajaran 2025-2026 dengan jumlah siswa mendaftar kala itu sesuai dengan kuota, yakni 30 orang untuk tingkat SMP dan SD. Saat ini, kegiatan belajar mengajar sementara memanfaatkan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Batuan, Sumenep. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan larangan pungutan yang membebani orang tua murid dalam penyelenggaraan kegiatan…

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kompetisi sepak bola usia dini kembali membuktikan perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda. Dari lapangan lokal di …

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…