Temukan Ratusan Kasus Baru HIV, Pemkot Malang Tegas Berantas Ancaman LGBT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. SP/ MLG
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyikapi isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) setelah ditemukannya ratusan kasus baru HIV di Kota Malang yang didominasi oleh hubungan sesama jenis, saat ini dengan tegas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berperang dan memberantas kasus LGBT di wilayahnya tersebut.

Menurut Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, langkah tersebut diambil menyusul adanya aturan pusat yang memasukkan LGBT sebagai salah satu ancaman non-militer. Karena sebagai kota pendidikan dan pariwisata, Kota Malang tidak luput dari dinamika sosial tersebut. Oleh karena itu, langkah antisipasi sejak dini mulai digencarkan oleh Pemerintah Kota Malang.

"Terkait dengan hal tersebut memang saya sudah minta ada sosialisasi, karena memang Kota Malang ini kota pendidikan, kota pariwisata, ya tentunya hal-hal yang seperti itu ada juga terjadi di Kota Malang," ujar Wahyu Hidayat, Rabu (08/07/2026).

Lebih lanjut, menurut Wahyu, pihaknya juga sedang gencar melakukan sosialisasi yang menyasar jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk memberikan gambaran utuh mengenai dampak nyata yang ditimbulkan, khususnya dari sektor kesehatan. Selain itu, edukasi juga diarahkan kepada masyarakat luas, terutama kaum pendatang yang menempuh studi atau bekerja di Kota Malang.

Dan saat ditegaskan mengenai sikap pemerintah daerah terhadap fenomena ini, Wahyu secara blak-blakan menyebut bahwa pergerakan LGBT di Kota Malang harus diperangi demi menjaga lingkungan kota. Sehingga, Pemkot Malang kini tengah mengkaji regulasi terkait serta menyiapkan langkah taktis di lapangan.

Sehingga, pihaknya turut memastikan terkait penanganan isu ini tidak hanya berhenti pada tataran sosialisasi formal, melainkan melalui program khusus yang melibatkan lintas sektor. "Ya, perlu kita perangi. Ada program khusus, ada program khusus, baik Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan, ya, untuk bisa memberikan satu gambaran dampak apabila terjadi LGBT," ujar Wahyu. ml-01/dsy

Berita Terbaru

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda perlahan mulai terbantahkan. PT Petrokimia Gresik (Persero) justru …

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem, Balai Besar Taman Nasional Bromo…

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan sekali pakai sejak dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, mempercepat penanganan unit rumah warga setempat yang…

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) semakin…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi…