KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang ramai pengunjung. SP/SBY
Kondisi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang ramai pengunjung. SP/SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus terkait dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama KBS menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perbaikan sistem. Saat ini, Perumda Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih mencari direksi baru. 

Setelah seluruh peserta seleksi sebelumnya gagal melewati psikotes, proses perekrutan diulang dari awal dengan jumlah pendaftar yang masih sangat sedikit. Untuk seleksi terbaru dibuka untuk tiga posisi sekaligus, yakni Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan Perumda KBS.

DPRD lalu mendorong sejumlah perbaikan sistem: meminimalkan peredaran uang tunai di lapangan lewat sistem nontunai, digitalisasi layanan, hingga pemanfaatan ruang kosong untuk reklame sebagai pendapatan tambahan. Alasannya jelas. Karena itu, sistem transaksi didorong dibuat lebih transparan dan mudah diawasi.

“Perputaran uang tunai di lapangan dapat membuka peluang terjadinya penyimpangan,” ujar Yuga Prati Sabda Widyawasta Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya.

Sementara itu, terkait modus yang membuat CA leluasa bergerak selama delapan tahun. Sejauh yang dipaparkan, aturan baru lebih banyak menyasar soal masa jabatan, hak pensiun, dan sistem insentif berbasis target. Sehingga, mekanisme audit harus jelas diperketat, 

Selain itu, untuk laporan KBS kini wajib disetorkan setiap triwulan, dan di akhir tahun diaudit oleh lembaga independen yang direkomendasikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta ditunjuk langsung oleh Wali Kota Surabaya selaku Kuasa Pemilik Modal, bukan lagi dipilih sendiri oleh BUMD bersangkutan. “Dengan mekanisme tersebut, independensi proses audit diharapkan lebih terjaga,” katanya.

Ke depan, Yuga berharap direksi baru bisa memanfaatkan momentum kasus ini untuk benar-benar membuktikan bahwa tata kelola KBS sudah berubah, bukan sekadar klaim di atas kertas. “KBS harus menjaga keseimbangan antara fungsi bisnis dan fungsi konservasi,” pungkasnya. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…