Produksi Meningkat Tapi Harga Garam Para Petani di Sampang Justru Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu petani garam sedang panen. SP/SMP
Ilustrasi. Salah satu petani garam sedang panen. SP/SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Menjelang masa produksi dan panen garam yang meningkat, justru banyak dikeluhkan sejumlah petani garam di Sampang, Jawa Timur lantaran harga komoditas tersebut justru semakin anjlok. Bahkan, penurunan harga garam di petani mencapai Rp 10 ribu/sak. Anjloknya harga ini sudah terjadi sejak sepekan lalu.

Salah satu petani garam dari Desa Ragung, Mohdi mengatakan bahwa harga garam saat ini kembali anjlok. Menurutnya, penurunan harga garam yang membuatnya nelangsa itu seperti rutinitas tahunan dan terjadi saat produktifitas garam petani tinggi. Ia juga menyampaikan kekhawatiran ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga.

"Kami saat ini benar-benar tidak bisa menikmati hasil panen garam. Minggu kemarin harganya masih Rp 50 ribu/sak, sekarang jadi Rp 40 ribu/sak. Dengan harga segitu (Rp 40 ribu/sak) habis di biaya produksi dan ongkos kuli. Apalagi tambaknya yang berada jauh dari jalan. Terus mau dinikmati apanya?," jelas Mohdi, Rabu (12/08/2026).

Sementara itu, Tohir, petani garam lainnya mengaku terpaksa harus menjual garam yang dia produksi di kala penurunan harga sedang terjadi karena desakan kebutuhan. Selain untuk membayar ongkos produksi dan pekerja, hasil garam itu untuk kebutuhan keluarga.

Oleh karenanya, Tohir berharap agar harga garam bisa kembali normal. Ia mendesak pemerintah segera melakukan intervensi agar harga garam bisa stabil. “Mau tidak mau ya harus dijual meskipun murah. Kalau nggak jual garam lalu anak istri tak makan nanti. Normalnya itu harga per saknya minimal Rp 80 ribu. Saya harap pemerintah bisa turun tangan agar harga stabil," tandasnya. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Camat Balongbendo Tegaskan Biaya PTSL Rp 150 Ribu, Pihak Desa Harap Memperhatikan

Camat Balongbendo Tegaskan Biaya PTSL Rp 150 Ribu, Pihak Desa Harap Memperhatikan

Rabu, 12 Agu 2026 15:27 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Kekhawatiran warga terkait tingginya biaya pengurusan program sertipikat tanah massal mendapat respons tegas dari Camat B…

Berkah Musim Kemarau, Harga Tembakau di Ngawi Melonjak Rp 60 Ribu per Kilogram

Berkah Musim Kemarau, Harga Tembakau di Ngawi Melonjak Rp 60 Ribu per Kilogram

Rabu, 12 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Panasnya cuaca saat musim kemarau bahkan di kekeringan kali ini, justru membawa berkah tersendiri bagi para petani tembakau di Ngawi,…

Kapolres Blitar Terima Audiensi dan Silaturahmi Kepala Imigrasi Blitar dan UPT Pemasyarakatan

Kapolres Blitar Terima Audiensi dan Silaturahmi Kepala Imigrasi Blitar dan UPT Pemasyarakatan

Rabu, 12 Agu 2026 15:10 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Kapolres Blitar menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari Kepala Imigrasi Blitar, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak …

Tingkatkan Disiplin dan Profesional Personil, Kapolres Blitar Pimpin Pemeriksaan Senpi Anggotanya

Tingkatkan Disiplin dan Profesional Personil, Kapolres Blitar Pimpin Pemeriksaan Senpi Anggotanya

Rabu, 12 Agu 2026 15:09 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melaksanakan kegiatan mitigasi dan pemeriksaan senjata api (senpi) yang digunakan oleh anggota jajaran Polres Blitar,…

Warga Tulungagung Diminta Waspada, Seekor Buaya Muncul di Perairan Pantai Popoh

Warga Tulungagung Diminta Waspada, Seekor Buaya Muncul di Perairan Pantai Popoh

Rabu, 12 Agu 2026 14:54 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini, viral adanya kemunculan seekor buaya muara muncul di perairan Pantai Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.…

Harga Tomat di Magetan Anjlok Rp 1.500 Per Kilogram, Padahal Hasil Panen Melimpah

Harga Tomat di Magetan Anjlok Rp 1.500 Per Kilogram, Padahal Hasil Panen Melimpah

Rabu, 12 Agu 2026 14:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Musim kemarau menjadi momentum yang membuat para petani tomat di Magetan meringis. Padahal di musim panen kali ini komoditas…