Curah Hujan Tinggi dan Sering Mendung, Produksi Garam di Sampang Terhenti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani garam saat panen menumpuk di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. SP/ SMP
Petani garam saat panen menumpuk di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Curah hujan yang tinggi disertai mendung beberapa hari terakhir ini membuat produksi garam tiba-tiba terhenti, sehingga harga garam di Kabupaten Sampang melonjak naik. 

Kodir, seorang warga Desa/Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang mengungkapkan, sebelumnya, harga garam mengalami penurunan drastis hingga mencapai Rp 150 ribu per sak, namun saat ini naik menjadi Rp 450 ribu per sak.

“Hujan kemarin telah mengubah harga garam di pasar, dan memang meningkat cukup tinggi. Namun, jika cuaca terus panas, produksi garam akan melimpah dan harga garam akan turun kembali,” jelas Kodir.

Di sisi lain, Sukron, pemilik lahan garam di Desa Disanah, Kecamatan Sreseh, Sampang, menyatakan bahwa meskipun hujan deras terjadi beberapa waktu lalu, hal itu tidak mengganggu produksi garam masyarakat. Para petani masih dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Hujan yang terjadi kemarin tidak berdampak pada kondisi lahan garam, sehingga kami masih bisa melanjutkan produksi garam meskipun sedikit terganggu saat hujan,” terangnya.

Dirinya berharap agar harga garam tetap stabil sepanjang tahun ini hingga akhir musim kemarau. Pasalnya, kenaikan harga tersebut menguntungkan petani garam.

“Kami berharap harga garam tidak mengalami penurunan drastis lagi sampai akhir musim produksi,” tandasnya. dsy

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…