Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Trenggalek Kembangkan Budidaya Bawang Putih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (kanan) bersama Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya menanam bawang putih di Desa Karanganyar. SP/TRG
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (kanan) bersama Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya menanam bawang putih di Desa Karanganyar. SP/TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya mendukung swasembada nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bersama Polres Trenggalek mengembangkan budidaya bawang putih di wilayah dataran tinggi, yakni di Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Trenggalek.

Penanaman tersebut merupakan inisiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan serentak di 17 provinsi, termasuk di Trenggalek. Pasalnya, Trenggalek memiliki potensi untuk mengembangkan bawang putih karena sejumlah wilayah berada pada ketinggian sekitar 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Ini inisiasi dari Bapak Kapolri dan yang di daerah dikerjakan oleh Bapak Kapolres. Kita sama-sama tahu bahwa ketergantungan kita terhadap impor khususnya bawang putih itu masih sangat tinggi,” ujar Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Kamis (20/08/2026).

Namun, budidaya bawang putih masih menjadi tantangan karena komoditas tersebut belum banyak dibudidayakan petani di Trenggalek. Pasalnya, di Trenggalek belum terbiasa untuk menanam bawang putih. Namun, di daerah-daerah Trenggalek dengan ketinggian sekitar 700 sampai 1.000 MDPL memiliki potensi.

Lebih lanjut, Arifin mengatakan hasil penanaman akan dievaluasi sekitar tiga bulan mendatang. Jika berhasil dipanen, pengembangan budidaya bawang putih akan diperluas. Ia pun berharap peningkatan produksi bawang putih dalam negeri dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor sekaligus membantu menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi komoditas tersebut. Di Jawa Timur, program tersebut dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Malang, Pasuruan, Magetan, dan Trenggalek. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Cegah Deepfake dan Hoax, Polres Blitar Beri Edukasi Pemanfaatan AI pada Siswa/Siswi SMA

Cegah Deepfake dan Hoax, Polres Blitar Beri Edukasi Pemanfaatan AI pada Siswa/Siswi SMA

Kamis, 20 Agu 2026 11:57 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian Polres Blitar Polda Jatim dalam upaya…

Bupati Sumenep: Syukuran HUT RI KE-81 Jadikan Wujud Syukur Atas kemerdekaan Berkat Perjuangan Para Pahlawan

Bupati Sumenep: Syukuran HUT RI KE-81 Jadikan Wujud Syukur Atas kemerdekaan Berkat Perjuangan Para Pahlawan

Kamis, 20 Agu 2026 11:56 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di…

Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

Kamis, 20 Agu 2026 11:48 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Memasuki Agustus 2026, harga tomat di Magetan justru merosot tajam, bahkan di tingkat petani hanya tersisa sekitar Rp1.500 per…

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, sejumlah pedagang kuliner terpaksa mengurangi ukuran dagangan imbas harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa…

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Berkah teriknya matahari saat musim kemarau membuat proses pengeringan daun tembakau lebih cepat sekaligus meningkatkan kualitas…

Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu

Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu

Kamis, 20 Agu 2026 11:35 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, harga beras kualitas super (premium) di pasar tradisional Kota Malang telah menyentuh angka Rp 80 ribu per kemasan 5…