Imbas Perubahan Desil, Puluhan Disabilitas di Tulungagung Gagal Dapat Bansos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyandang disabilitas di Tulungagung saat mendatangi kantor Dinas Sosial untuk meminta klarifikasi perubahan desil. SP/TLG
Penyandang disabilitas di Tulungagung saat mendatangi kantor Dinas Sosial untuk meminta klarifikasi perubahan desil. SP/TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti imbas adanya perubahan data kesejahteraan akibat kebijakan pusat membuat warga puluhan penyandang disabilitas di Tulungagung terlempar dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) karena dinilai tidak memenuhi syarat kategori desil. Kondisi ini diduga kuat terjadi akibat adanya kekeliruan input data dalam sensus ekonomi. Padahal, selama ini sejumlah penyandang disabilitas tersebut mengandalkan bantuan untuk menyambung hidup.

​Berdasarkan ketentuan, warga yang layak menjadi penerima bansos adalah mereka yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Namun, puluhan anggota Persatuan Cacat Tubuh (Percatu) Tulungagung yang sebelumnya rutin menerima bantuan justru tercatat berada di desil 5 sampai desil 10.

​”Mereka awalnya mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun sekarang sudah tidak mendapat bansos itu,” jelas ​Ketua Percatu Tulungagung, Didik Prayitno Kumalnadi, Kamis (03/09/2026).

​Dari total 50 anggota Percatu Tulungagung, sebanyak 20 orang kini terpaksa kehilangan hak bansos mereka. Jumlah tersebut bahkan dipastikan lebih banyak lagi jika menghitung penyandang disabilitas di luar organisasi yang mengalami nasib serupa sejak awal tahun 2026.

​”Sementara yang kami data ada 20 disabilitas yang tidak dapat bansos lagi. Setelah dicek, ternyata mereka masuk desil 5-10,” ungkapnya.

Sehingga, kini tengah diupayakan perbaikan yang ditempuh para penyandang disabilitas dengan mendatangi kantor desa hingga Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung. Sayangnya, hingga kini belum ada solusi konkret yang diberikan. ​”Selama ini tidak ada petugas yang datang ke kami, kok tahu-tahu desilnya tinggi. Informasi dari Dinsos, penentuan desil dari Kemensos langsung. Kami juga sudah mengurus ke kantor desa, hasilnya nihil,” pungkasnya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…