ORANG zalim atau orang fasik menurut Alkitab adalah mereka yang melakukan kejahatan, menindas sesama, dan hidup jauh dari kebenaran Allah.
Ciri-Ciri Orang Zalim dalam Alkitab. Menindas yang Lemah. Terutama nenggunu-nakan kekuasaan atau kekuatan untuk merugikan orang miskin, melarat, dan orang yang hidup tulus (Mazmur 37:14). Mereka bermuka dua: Menuturkan kata-kata damai kepada sesama tetapi menyimpan niat jahat di dalam hatinya (Mazmur 28:3).
Mereka juga menolak Tuhan: Tidak mengandalkan Tuhan, bahkan memegahkan diri dan melakukan kekerasan (Mazmur 94:16-23). Umat diingatkan agar tidak gelisah atau iri hati terhadap keberhasilan sementara orang jahat (Mazmur 37:1) karena keadilan Tuhan pasti berlaku.
Diingatkan perbuatan orang zalim pada akhirnya akan runtuh dan mereka akan menerima akibat dari tindakan mereka sendiri (Mazmur 36:12). Saya baca Alkitab membahas secara mendalam tentang keadilan dan memberikan kecaman yang sangat keras terhadap aparat hukum atau pemimpin yang bertindak zalim, korup, dan tidak adil.
Dalam pandangan Alkitab, hukum dan kekuasaan adalah amanat dari Tuhan untuk melindungi orang lemah, sehingga penyalahgunaan kekuasaan dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap perintah-Nya. Alkitab secara spesifik menegur mereka yang membuat undang-undang atau keputusan hukum yang merugikan rakyat kecil.
Yesaya 10:1-2: “Celakalah mereka yang menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil, dan mereka yang mengeluarkan keputusan-keputusan kelaliman, untuk menghalang-halangi orang-orang lemah mendapat keadilan dan merampas hak orang-orang sengsara umat-Ku...”
Habakuk 1:4: “Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan keadilan tidak pernah muncul, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.”
Larangan Menerima Suap dan Memutarbalikkan Keadilan. Sistem hukum yang korup sering kali dipicu oleh suap. Alkitab dengan tegas melarang aparat hukum menerima suap yang dapat membutakan mata hati mereka. (Maria)
Editor : Redaksi