Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkot Blitar Siapkan RS Lapangan

Wali Kota Blitar Santoso

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 di Kota Blitar, pemerintah kota (Pemkot) Blitar berencana menyiapkan rumah sakit lapangan.

“Rumah sakit lapangan ini sebagai cadangan untuk antisipasi ledakan kasus covid-19 di Kota Blitar,” kata Wali Kota Blitar Santoso, Rabu (28/7).

Santoso mengatakan ada dua alternatif tempat yang akan digunakan untuk rumah sakit lapangan. Yang pertama di GOR Soekarno-Hatta di jalan Kalimantan dan yang kedua di Gedung Kesenian di jalan Kenari.

Untuk lokasi di GOR Soekarno-Hatta, Santoso masih menunggu kepastian dari masyarakat sekitar lokasi. 

Menurut Santoso, lokasi GOR Soekarno-Hatta berada di dekat permukiman penduduk.

"Saya perlu kepastian apakah masyarakat di sekitar GOR terutama di Perum GKR menerima atau tidak dengan rencana itu. Kalau tidak, saya cenderung sepakat pendirian rumah sakit lapangan di Gedung Kesenian," ujarnya. 

Dikatakannya, lokasi Gedung Kesenian lebih memungkinkan untuk pendirian rumah sakit lapangan. 

Posisi Gedung Kesenian sudah berpagar keliling dan jauh dari permukiman penduduk. 

"Pintu keluar masuknya juga ada satu di bagian depan saja," katanya. 

Menurutnya, sekarang Pemkot Blitar sedang melakukan pengadaan 300 bed untuk pembuatan rumah sakit lapangan. 

Pemkot Blitar juga sudah merekrut 103 mahasiswa kesehatan untuk diperbantukan menjadi relawan dalam penanganan covid-19. 

"Meski menjadi relawan, kami tetap akan memberikan insentif kepada para mahasiswa tersebut," katanya. 

Seperti diketahui, jumlah kasus baru covid-19 di Kota Blitar masih tinggi. 

Pada Selasa (27/7/2021), ada tambahan 63 kasus baru konfirmasi positif covid-19 di Kota Blitar. 

Sekarang, jumlah komulatif kasus positif covid-19 di Kota Blitar mencapai 4.892 kasus. Dari total itu, jumlah komulatif pasien sembuh sebanyak 4.491 orang dan jumlah komulatif pasien meninggal dunia sebanyak 159 orang.