Begini Biar Kentang Tak Cepat Berubah Warna jadi Kecokelatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Salah satu kendala yang dialami ketika hendak mengolah kentang adalah perubahan warna kentang menjadi kecokelatan setelah dikupas. Hal ini pun membuat kentang jadi kurang menarik saat disajikan. Perubahan warna menjadi kecokelatan sendiri terjadi begitu cepat karena kandungan pati yang ada di dalam kentang terkena udara segar. Ketika pati terkena udara segar, kentang tersebut mengalami proses oksidasi sehingga membuat kentang berubah warna keabu-abuan atau berwarna coklat. Dilansir dari laman Food Beast, Rabu, 19 September 2018, untuk mencegah perubahan warna kentang akibat oksidasi tersebut, cara yang mudah dan paling umum dilakukan adalah dengan merendam kentang dalam air dingin. Merendam kentang dalam air dingin ini pun bisa memperlambat proses oksidasi dari kentang. Baik kentang yang diiris, dipotong dadu maupun kentang yang dikupas apa pun dapat disimpan dalam air dingin selama 24 jam sebelum perubahan terjadi pada struktur atau tekstur kentang. Anda cukup mengisi mangkuk dengan air dingin sampai menutupi permukaan kentang. Tetapi jika Anda berencana untuk menyimpan kentang Anda dalam air selama lebih dari enam jam, katakanlah semalam, ada baiknya menambahkan sedikit asam ke dalam rendaman air dingin tersebut. Sebab, menurunkan kadar keasaman (PH) kentang akan membantu memperlambat oksidasi. Anda bisa menggunakan air perasan lemon atau cuka putih ke dalam air rendaman kentang untuk mencegah perubahan warna coklat atau abu-abu pada kentang. Selamat mencoba!
Tag :

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…