Karya Jurnalistik Wartawan Jadi Inspirasi Kapolres Lamongan

Kapolres berikan potongan roti ke salah satu satu wartawan, dalam tasyakuran HUT Humas Polri ke 70. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Hasil karya jurnalistik yang ditulis wartawan Lamongan selama ini, ternyata menambah wawasan dan inspirasi baru bagi Kapolres Lamongan, dalam menjalankan tugas dan kewajiban nya selaku aparatur Kepolisian RI dalam menjaga Kamtibmas.

Hal itu disampaikan oleh AKBP Miko Indrayana Kapolres Lamongan, di hadapan wartawan Lamongan, saat merayakan Ulang Tahun ke 70 Humas Polri di Cafe Laras Liris Grand Hotel Mahkota, Jum'at (29/10/2021).

Disebutkan oleh Kapolres, wartawan selama ini cukup membantu pihak Kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakatnya. Bahkan lanjut Alumnus Akademi Kepolisian 2001 ini karya jurnalistik wartawan selama ini menambah wawasan dan inspirasi dalam menjalankan aktivitas selaku pengayom masyarakat.

"Saya selalu mengamati dan mempelajari karakteristik tulisan atau karya jurnalistik dari wartawan. Informasi yang disajikan sangat membantu kinerja Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif," ujarnya.

Apalagi di era keterbukaan informasi publik seperti , semua informasi harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Sehingga peran dari teman-teman wartawan sangat penting dalam membantu kinerja Polri," terangnya.

Miko berharap, komunikasi antara anggota Polri dan media harus terus berjalan sinergis, saling melengkapi dan mendukung kinerja masing-masing instansi.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan teman-teman wartawan karena berkat teman-teman wartawan situasi kondusifitas di Lamongan bisa tercapai dengan baik," tegasnya

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan, Muhajirin menegaskan, Polri adalah mitra strategis wartawan tentunya keberadaan nya saling membutuhkan, sehingga hubungan yang sudah berjalan ini seyogyanya kedepannya untuk tetap harus dijalin.

"Kita ini saling membutuhkan, sudah barang tentu saling menguatkan dalam hal kebaikan menjadi keharusan, agar kita bermitra ini tidak ada yang dirugikan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Hajir panggilan akrab wartawan Surabaya Pagi ini, juga menegaskan saat ini tantangan media cukup besar, apalagi munculnya media sosial seperti saat ini. Untuk bisa berjalan dengan baik tentu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, salah satunya kerjasama dengan Polres. 

Ia juga berpesan, Polri harus bisa membedakan antara tulisan produk jurnalistik dengan media sosial, karena saat banyak informasi di media sosial yang dianggap sebagai sebuah berita. 

"Dalam bekerja, sebelum tulisan ditayangkan menjadi sebuah berita. Karya jurnalistik teman-teman wartawan melalui proses verifikasi dan editing yang ketat oleh redaksi, sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, sehingga sangat berbeda jauh dengan tulisan di media sosial. Oleh karena itu teman-teman Polri juga harus memahami hal itu," harapnya. jir