KPK akan Panggil Anies, Terkait Formula E Gunakan APBD tanpa Seizin DPRD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur DKI Anies Baswedan saat menjajal salah satu mobil Formula E yang berlaga di Sirkuit Ancol Jakarta
Gubernur DKI Anies Baswedan saat menjajal salah satu mobil Formula E yang berlaga di Sirkuit Ancol Jakarta

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, akan dipanggil Komisi Pemeriksaan Korupsi (KPK). Pemanggilan Anies ini atas dugaan korupsi pada penyelenggaraan Formula E di Jakarta.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pemanggilan terhadap Anies, diperlukan sekaligus klarifikasi. Mengingat lembaga antirasuah terus melakukan proses pengumpulan bahan yang menyangkut Anies.

"Siapapun kami akan panggil untuk dimintai keterangan dan klarifikasi sepanjang dibutuhkan dalam proses pengumpulan bahan keterangan yang terus kami lakukan ini," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Senin (6/6/2022) kemarin.

Sumber di Pemprov DKI menyebutkan pemanggilan KPK pada Anies Baswedan juga merembet ke panitia usai Formula E Jakarta. Ini karena KPK menyatakan serius dalam mengusut dugaan korupsi di Pemprov DKI.

Sumber Ini menyebut, KPK sebelum penyelenggaraan menahan diri untuk tidak memeriksa Anies Baswedan dan panitia Formula E karena melibatkan pihak Formula E Holdings Limited, (FEH) selaku promotor dan perusahaan induk kejuaraan ABB FIA Formula E.

Ramai dipergunjingkan, KPK juga akab memeriksa petinggi FEH sebagai partner bisnis Formula E yang menerima dana APBD tanpa seizin DPRD.

Dugaan gunakan APBD tanpa persetujuan DPRD yang konon menjadi dasar penilaian Menteri BUMN Erick Thohir tidak mau terlibat dalam Formula E Jakarta. Ini agar pemeriksaan KPK usai gelaran Formula E berjalan lancar. n er/rk

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…