SMP YPPI 1 dan MTs Muhammadiyah Gelar Konser Kebhinekaan untuk Bumi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Guru serta siswa SMP YPPI 1 dan MTs Muhammadiyah Surabaya saat melakukan persiapan konser virtual pada 22 April mendatang. SP/SAMMY MANTOLAS
Guru serta siswa SMP YPPI 1 dan MTs Muhammadiyah Surabaya saat melakukan persiapan konser virtual pada 22 April mendatang. SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Siang itu, di ruangan multimedia SMP Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia (YPPI) 1 Surabaya, beberapa siswa dan murid dengan lantang bersenandung lagu "Bumi Tercinta. 

Dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan alat rekaman seadanya, para siswa dan guru dari SMP YPPI 1 dan MTs Muhammadiyah bersatu padu dalam melodi lagu ciptaan Anik Prabowo. 

"Rengkuhlah bumi tercinta, jaga kesuciannya, kita mesti bersama, satukan tekad kita" senandu para siswa dan murid 

Kepala Sekolah SMP YPPI 1 Surabaya Dra. Titris Hariyanti Utami, M.Si saat ditemui Surabaya Pagi di ruangannya menjelaskan, lagu "Bumi Tercinta" akan dinyanyikan oleh siswa dan guru dari SMP YPPI 1 dan MTs Muhammadiyah Surabaya dalam gelaran konser virtual Hari Bumi sedunia (earth day) yang akan digelar pada 22 April 2021 mendatang.

"Lagu ini ciptaan guru SMP YPPI 1. Lagu ini akan dinyanyikan bersama oleh dua sekolah dengan latar belakang budaya yang berbeda," kata Titris Hariyanti, Selasa (20/04/2021).

Kolaborasi antara dua sekolah ini kata Titris, diharapkan menjadi katalisator dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat khususnya bagi para siswa, bahwa masalah lingkungan (climate change) merupakan masalah bersama dan bukan masalah kelompok atau golongan tertentu.

"Jadi ini merupakan implementasi kebhinekaan global yang sebenarnya (...) dengan konser virtual ini, diharapkan menjadi moment kepedulian lingkungan bersama. Kita bisa melewati batas-batas budaya itu. Karena bumi ini milik kita bersama, kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi?" katanya.

Di hari konser virtual dilaksanakan, para guru dan siswa juga akan menanam pohon secara simbolik di  lingkungan sekolah. Tak hanya itu, siswa yang mengikuti konser virtual dari rumah juga diwajibkan untuk menanam pohon di rumahnya masing-masing.

"Jadi semua siswa wajib menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kami akan terus memantau, bagi siswa yang berhasil merawat pohon yang ditanam akan mendapatkan poin tambahan untuk mata pelajaran dengan topik ecological awareness," ucapnya.

Sementara itu, Kepala sekolah MTs Muhammadiyah Surabaya Drs. Supriyanto menjelaskan, di hari bumi yang jatuh pada 22 April, pihaknya selain menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan juga berupaya menumbuhkan jiwa tenggang rasa dan toleransi yang dibalut dengan kebhinekaan.

Mengingat tahun ini, peringatan Hari Bumi sedunia berbarengan dengan jalannya bulan suci Ramadhan maka MTs Muhammadiyah dengan segala upayanya mendukung dan mensupport konser virtual tersebut.

"Dari Muhammadiyah mengajak teman, sesama sekolah dengan karakter yang berbeda. Supaya di hari bumi kami dapat memperkenalkan kebhinekaan. Jadi kegiatan konser virtual yang diinisiasi oleh YPPI Kami support dengan baik dan kami dukung sepenuhnya," kata Supriyanto.

"Kami ingin menebar kebaikan khususnya di bulan Ramadhan ini, kami ingin memberikan pelajaran kebhinekaan yang baik kepada siswa," tambahnya.sem

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …