Penipuan Berkedok Kencan Onlilne di Kediri

Termakan Rayuan Gombal, 4 Wanita Rela Setorkan Uang

Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Tomy

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Empat orang perempuan menjadi korban penipuan melalui media sosial dan aplikasi kencan. Keempatnya telah membuat laporan di Polres Kediri Kota, pada akhir Maret kemarin. Kepada polisi, mereka mengaku, telah ditipu oleh seorang pria yang sama.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Tomy Prambana mengatakan, untuk sementara ada empat orang korban yang melapor. Namun, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.

“Untuk kasus penipuan online korbannya kurang lebih empat orang. Ada kemungkinan bertambah lagi. Kini masih tahap pemeriksaan saksi-saksi,” kata AKP Tomy Prambana, Minggu (24/4/2022).

Cerita para korban, mereka berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Dari perkenalan itu, kemudian mulai jatuh hati. Para korban termakan oleh rayuan gombal pelaku.

Sempat melakukan ‘perjumpaan darat’ di sebuah warung di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, masing-masing korban akhirnya menjalin hubungan asmara dengan pelaku. Keempatnya terjerat asmara palsu, karena pelaku pandai memainkan perasaan melalui pendekatan psikologis dan agama.

“Modusnya sama, para korban dirayu-rayu. Kemudian bertemu, setelah itu diajak ngobrol dan pelaku meminjam sejumlah uang,” lanjut AKP Tomy.

Tidak butuh waktu lama bagi pelaku untuk menguras harta para korban. Hanya dalam tempo 1-2 minggu berkenalan, lalu berjumpa dan menjalin hubungan asmara palsu, pelaku sudah berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 83 juta. Sementara keempat korban, baru mengetahui telah ditipu oleh orang yang sama, ketika mereka diperlihatkan foto pelaku di Polres Kediri Kota.

“Setelah ketemu, terlapor meminjam uang kepada korban. Setelah itu, jarak beberapa hari, HP-nya sudah mati dan tidak bisa dihubungi. Kerugiannya mencapai Rp 83 juta dari empat orang korban,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Pamekasan ini.

Saat ini, Sat Reskrim Polres Kediri Kota masih mendalami proses penyelidikan melalui pemeriksaan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Tim Cyber Polda Jawa Timur. Sebab, ada kemungkinan pelaku penipuan yang terjadi di Kediri ini erat kaitannya dengan beberapa dearah lain sebab modus operandinya sama.

Seperti yang tengah viral di media sosial, pelaku penipuan dengan kedok cinta palsu melalui media sosial dan aplikasi kencana ini dilakukan oleh sedikitnya empat orang. Salah satunya Faris Ahmad Faza.

Pria  ini dikabarkan berhasil memikat sembilan korbannya di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Faza sendiri telah dilaporkan oleh para korbannya ke kantor polisi daerah masing-masing. can