Video Pengeroyokan Viral di Medsos, 3 Pemuda Diamankan Polisi

Tangkapan layar video tawuran pemuda di Mojokerto yang viral di media sosial.

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Video pengeroyokan pemuda di Bendungan (Long Storage) Kalimati, Mojokerto viral di medsos. Pengeroyokan oleh puluhan pemuda ini mengakibatkan dua korban menderita luka di bagian kepala.

Terdapat dua rekaman video yang saat ini viral di grup Facebook Info Lantas Mojokerto. Dalam video pertama berdurasi 6 detik, nampak seorang pemuda berkaus putih dikeroyok puluhan pemuda lainnya di jalan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Video kedua berdurasi 25 detik merekam pengeroyokan di lokasi yang sama. Terlihat pemuda berkaus putih dikeroyok hingga tersungkur di jalan Bendungan Kalimati. Sedangkan korban berkaus hijau dikejar oleh para pelaku saat berusaha kabur.

Hingga pukul 10.30 WIB, video pengeroyokan tersebut disukai 673 kali, menuai 816 komentar dan dibagikan 67 kali oleh netizen. Mayoritas warganet menyesalkan terjadinya aksi anarkis tersebut.

Polsek Mojosari dan Satreskrim Polres Mojokerto berhasil mengamankan tiga pemuda yang terlibat baku hantam di waduk atau long storage.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi mengatakan, video yang tersebar itu merupakan aksi pengeroyokan.

"Setelah tim gabungan melakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan 3 pemuda," kata Heru, Senin (30/8/2021).

Heru menambahkan, dari pengeroyokan itu ada dua orang yang menjadi korban. Mereka korban yakni Adikha Nurwandatama dan Erik Nur Koswanto keduanya berasal dari Dusun Wonokitri RT 37 RW 05, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

"Kedua korban mengalami luka sobek di bagian kepala," ungkap Heru.

Menurut mantan Kasat Samapta Polres Tanjung Perak ini, kronologi pengeroyokan itu saat kedua korban mengendarai motor Honda CBR berjalan melewati jembatan berniat putar balik dan berhenti.

"Saat hendak putar balik itu, terdapat para pemuda di lokasi dan salah satu pemuda melakukan pemukulan terhadap korban dan kemudian dilanjutkan oleh pemuda yang lain. Selanjutnya korban tersebut berhasil keluar dari massa yang melakukan pengeroyokan dan kemudian meninggalkan lokasi dan masa membubarkan diri. Penanganannya oleh reskrim polres," pungkasnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan puluhan pemuda di Mojokerto saling pukul atau tawuran beredar di media sosial (medsos).

Dari video, terlihat puluhan pemuda saling pukul di sisi bendungan waduk atau long storage. Nampak seorang remaja memakai baju putih menjadi bulan-bulanan hingga terjatuh.

Pantauan di lokasi, ruas jalan waduk yang menghubungkan Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo ditutup.