Ilustrasi

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan bakal menyiapkan tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi penguhi lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk momentum pilkada serentak yang dijadwalkan Rabu, 27 Juni 2018.

Penyediaan tiga TPS tersebut dilakukan berdasar hasil pendataan yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Nantinya akan ditempatkan di dua titik berbeda, yakni di Lapas Kelas IIA Pamekasan dan Lapas Narkotika di Kelurahan Juncancang, Kecamatan Pamekasan.

"Tiga TPS nanti kita tempatkan di Lapas Kelas IIA Pamekasan dan Lapas Narkotika, sebab kalau disediakan dua TPS tidak cukup. Sehingga kita tambah menjadi tiga TPS," kata Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah, Senin (26/3/2018).

Ketiga unit TPS di Lapas merupakan bagian dari jumlah keseluruhan TPS yang disiapkan KPU Pamekasan untuk pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. "Pada pelaksanaan pilkada 2018, tercatat sebanyak 1.579 TPS yang tersebar di 189 desa/kelurahan di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan," ungkapnya.

"Sementara jumlah calon pemilih tercatat sebanyak 682.136 orang dengan rincian sebanyak 328.898 pemilih perempuan dan sebanyak 353.238 pemilih perempuan. Sedangkan calon pemilih non e-KTP tercatat sebanyak 33.093 orang dengan rincian sebanyak 16.816 laki-laki dan sebanyak 16.277 perempuan," jelasnya.

Untuk pilkada Pamekasan tercatat sebanyak dua pasang kandidat yang bakal bersaing berebut posisi sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan, periode 2018-2023. Masing-masing pasangan Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur), serta KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah).

Paslon Berbaur didukung empat parpol berbeda, meliputi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan paslon Kholifah didukung Partai Demokrat (PD), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (bj/04)