•   Senin, 6 April 2020
JawaTimur

BNNP Jatim Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Madiun

( words)


SURABAYAPAGI.com - BNNP Jatim menangkap dua pengedar narkoba di Kota Madiun. Petugas menyita 65 gram sabu, 30 butir pil ekstasi dan 10 gram ganja.
Kedua pengedar yang ditangkap diduga jaringan narkoba dari Lapas Madiun. "Peredaran narkoba yang dikendalikan melalui LP Madiun ini cukup tinggi pada tahun 2019 ini. Untuk itu, kita bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham untuk membongkar jaringan ini," ujar Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jatim, AKBP Wisnu Wardana kepada wartawan di Kota Madiun, Sabtu (27/4).
Kedua pengedar narkoba yang diamankan yakni Fajar Budiyanto (43), warga Kota Madiun dan Arianti (32) warga Semarang, Jawa Tengah. Menurut Wisnu, Arianti diketahui bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam.
"Penangkapan ini merupakan pengembangan dari informasi BNNK Nganjuk. BNNK Nganjuk wilayahnya sampai di Madiun juga yang menginformasikan bahwa ada satu jaringan yang beroperasi di wilayah Madiun. Jaringan ini beroperasi untuk area Madiun," imbuhnya.
Wisnu juga menyampaikan berdasarkan hasil penyidikan, barang terlarang yang dibawa pelaku bersumber dari Surabaya. Sedangkan peredarannya dikendalikan oleh seorang narapidana yang masih menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Madiun.
"Untuk pelaku Fajar Budiyanto ditangkap petugas BNNP saat di Terminal Madiun. Saat ditangkap, Fajar selesai melakukan transaksi dengan salah satu konsumennya. Saat penggeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu di dalam saku celananya," tambahnya.
Wisnu menambahkan usai menangkap Fajar yang diwarnai aksi kejar-kejaran, penggeledahan dilanjutkan di kamar kost pelaku Arianti di Jalan Srijaya. "Untuk statusnya dari dua pelaku itu suami istri atau bukan kita belum jelas masih kita selidiki. Yang jelas, ditemukan di kos-kosan," ujarnya.
Menurut Wisnu penyidik telah mengantongi mama bandar yang mengendalikan narkoba di balik Lapas Madiun. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim untuk penyidikan peredaran narkoba di LP Madiun.

Berita Populer