•   Senin, 20 Januari 2020
PERISTIWA

Diduga Akibat Cuaca Buruk, KM Pinang Jaya Tenggelam

( words)
Video detik - detik proses evakuasi Anak Buah Kapal (ABK) KM. Pinang Jaya di Surabaya, Selasa (30/1). Foto : SP/Robert


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kapal Motor (KM) Pinang Jaya tenggelam di perairan Laut Jawa, dekat wilayah Indramayu, Jawa Barat. Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya meyakini tenggelamnya kapal motor itu, akibat cuaca buruk. 12 orang yang berada di kapal itu, berhasil dievakuasi oleh Kapal 'Motor Vassel' Serasi II yang saat itu melintas menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
"Ada 12 orang crew kapal yang diselamatkan MV Serasi II. Mereka kami terima sekitar pukul 05.00 Wib di Pelabuhan Tanjung Perak," sebut Kepala Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya Amiruddin, Selasa (30/1/2018) kepada wartawan. Usai serah terima para korban, Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya langsung membawa 12 orang tadi ke Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC), Perak Surabaya untuk diperiksa kesehatannya.
Informasi yang didapat dari lapangan menyebut, KM Pinang Jaya berlayar dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, pada Sabtu, 27 Januari 2018 dengan tujuan Samarinda, Kalimantan Timur. Namun di tengah pelayarannya, saat melintas di perairan dekat Indramayu, pada hari Sabtu itu juga, KM Pinang Jaya tenggelam. Kapal ini diinformasikan membawa 18 orang crew.
"Tapi untuk jumlah pasti berapa orang penumpang kapal tersebut, kami belum memiliki data pasti. Sebab kapal itu berangkat dari Jakarta. Begitu pula dengan barang yang diangkut kapal ini, serta bagaimana kronologi tenggelamnya," tambah Amiruddin.
Amiruddin mengatakan jika pihaknya hanya cuma memperoleh informasi bahwa kapal ini berukuran sekitar 1.000 "Gross Tonage" (GT). Itulah yang membuat pihaknya yakin bahwa KM Pinang Jaya tenggelam akibat cuaca buruk.
Keyakinannya itu didasari surat edaran "Notice to Marine" terhadap kapal-kapal berukuran di bawah 1.000 GT yang diimbau agar tidak berlayar selama beberapa hari ke depan karena prakiraan cuaca buruk di sejumlah wilayah perairan Indonesia, termasuk Laut Jawa. "Sampai sekarang 6 ABK KM Pinang Jaya masih dinyatakan hilang," tambah Amiruddin.
Namun, Aidi seorang crew kapal yang selamat menceritakan bahwa dirinya mendapat informasi dari perusahaan kapal tempatnya bekerja. Bahwa dari 6 crew yang dikabarkan belum ketemu (hilang), 3 diantaranya telah ditemukan di Indramayu oleh nelayan setempat.
Selain membawa 12 crew yang telah diselamatkan ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan, Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah menghubungi pihak operator atau agen perusahaan KM Pinang Jaya. Hal itu dilakukan agar 12 crew kapal tersebut segera dijemput dan dipenuhi hak-haknya. bkr

Berita Populer