•   Kamis, 17 Oktober 2019
Kesehatan

Dinkes Tulungagung Menemukan Swalayan Menjual Produk Non Halal Tidak Berlabel

( words)
Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinkes, Masduki


SURABAYAPAGI.com – Hari ini Jumat (24/5/2019) Tim Keamanan Pangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung memeriksa sejumlah toko dan swalayan penjual parsel lebaran.
Hasil yang didapat ada sejumlah produk yang dianggap bermasalah dengan sertifikasi halal.
Misalnya di sebuah toko roti, didapati sertifikasi halal yang dikantongi berakhir pada Mei 2019.
“Jadi kurang beberapa hari lagi sertifikat halal yang dimiliki sudah tidak berlaku lagi,” ujar Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinkes, Masduki.
Dengan demikian toko roti ini tidak boleh lagi mencantumkan label halal.
Meski demikian toko roti ini masih tetap bisa berjualan.
Karena tidak punya sertifikat halal, maka kehalalan produk yang dijual juga tidak ada jaminan.
“Kecuali sebelum masa berlakunya (sertifikat halal) habis, sudah dilakukan perpanjangan,” tambah Masduki.
Selain itu ada produk nonhalal yang dijual di swalayan, dicampur dengan produk halal.
Padahal seharusnya produk nonhalal harus dijual secara terpisah dari produk halal.
Penjual juga wajib member informasi, jika produk itu tidak halal.
“Umumnya diberi petunjuk dengan gambar babi. Jadi konsumen akan tahu, produk ini tidak halal,” ucapnya.
Masduki memberi surat peringatan kepada penjual, dan meminta produk nonhalal dipisahkan.

Berita Populer