Berturut-turut, Pengemudi Transportasi Online Dibunuh

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Medan – Selama dua hari berturut-turut, dua pengemudi transportasi online ditemukan tewas terbunuh dan dirampok di Kota Medan, Sumatera Utara. Pada hari Sabtu (23/9/2017) Ridwan Limbong (34) tewas ditikam kawanan perampok saat melintas di Jalan Juanda, dekat Hotel Pardede, Medan Polonia, sedangkan Minggu (24/9/2017) sedangkan David Julher Simanjuntak ditemukan tewas di sebuah parit di Jalan Sempurna. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah akan mengungkap kasus ini dengan memburu pelaku begal yang menewaskan David Julher Simanjuntak. "Kami sedang keliling (mencari pelaku begal). Saat ini kami berada di daerah Pancing. Sudah tidak tidur ini dari tadi malam. Doakan saja segera ditangkap pelakunya," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budiman. Dari informasi yang diperoleh, sebelum tewas, David Julher Simanjuntak baru saja mendapat pesanan penumpang dari Jalan Sutomo tujuan Jalan Wahidin sekitar pukul 19.00 WIB. Adapun akun yang mengajukan orderan adalah akun anonim dengan nama Den'Gegana Gegana Polda Sumut (Brimob). Bahkan, nomor ponsel pemesan Grab tertera dalam aplikasi yang tersebar di media sosial para sopir Grab. Diduga, David dibunuh saat mengantarkan pelanggan lalu jasadnya dibuang ke dalam parit di depan rumah kos di Jalan Sempurna. Jasad David ditemukan pertama kali oleh Hendro Siagian, pemilik kos. Dia langsung melapor ke Polsek Medan Kota.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru