Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual plastik di salah satu pasar tradisional di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG
Ilustrasi. Salah satu penjual plastik di salah satu pasar tradisional di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru-baru ini viral di berbagai daerah, tak terkecuali di Lamongan, Jawa Timur, dimana harga plastik di pasar tradisional melonjak ugal-ugalan hingga mencapai 100 persen pasca Lebaran 2026. Adanya kenaikan tersebut dipicu oleh dampak konflik global serta naiknya harga bahan baku. 

Sehingga, akibat dampak konflik internasional turut mempengaruhi pasokan dan harga bahan baku plastik di pasaran. Bahkan hampir semua produk plastik mengalami kenaikan harga, mulai dari plastik jenis PE, PP, hingga perlengkapan minuman seperti gelas sekali pakai, semuanya terdampak di sejumlah toko grosir di Pasar Baru Lamongan.

Bahkan, fenomena harga plastik melonjak sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Lamongan. Untuk kenaikan harga plastik tersebut juga bervariasi mulai 60 persen hingga menyentuh 100 persen, dan terasa semakin signifikan setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Yang sebelumnya Rp11 ribu sekarang jadi Rp19 ribu per pak. Gelas plastik yang dulu Rp8 ribu sekarang bisa sampai Rp20 ribu per slop," jelas Sebrian Farid Sandi, salah satu pedagang grosir, Minggu (12/04/2026).

Terpisah, kondisi ini juga dirasakan pelaku usaha kecil. Kenaikan harga plastik dinilai mencekik para pelaku usaha mikro yang sangat bergantung pada kemasan plastik. Bahkan, para pedagang dan pelaku UMKM terpaksa menaikkan harga jual agar tidak merugi. Dan tentu saja, kenaikan harga plastik ini membuat beban operasional pelaku UMKM semakin berat. 

"Modal plastik dulu Rp9.500, sekarang jadi Rp15 ribu per pak. Terpaksa harga jual ikut naik," ujar Suhardi, pedagang es batu yang kerap membeli plastik di Pasar Baru.

Para pedagang dan pelaku usaha berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga bahan baku di pasaran. Sebab, plastik merupakan kebutuhan utama dalam aktivitas usaha sehari-hari, terutama bagi sektor usaha kecil. "Harapannya, kalau bisa plastik kembali ke harga dulu lagi. Kalau kemahalan kami sulit, Mas. Kasihan juga yang jualan kalau bahan bakunya mahal," imbuhnya. lm-01/dsy 

Berita Terbaru

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia vs Vietnam akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laga itu akan berlangsung Senin (3/8/2026)…

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seluruh rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) telah selesai, Minggu…

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi…

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontroversi yang dipicu konten YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo kini berbuntut panjang. Kementerian Komunikasi dan Digital…

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek k…

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan hasil analisis mendalam terhadap tata niaga beras nasional. Hasil analisis me…