SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Olahraga terbukti dapat menjaga tubuh lebih berenergi, namun olahraga yang beras kadang kala membuat otot-otot terasa nyeri.
Agar nyeri tidak berlangsung lama lakukan 6 langkah berikut :
Manfaatkan foam roller
Pete McCall, MS, CSCS, pelatih pribadi bersertifikat ACE mengatakan, “Sangat dianjurkan untuk menggunakan roller sehari setelah rutinitas fisik yang berat. Foam roller membantu memecah jaringan dan memperbaiki sirkulasi, sehingga proses pemulihan menjadi lebih efektif.”
Anda bisa memutar roller pada bagian tubuh yang dikehendaki dan sensasinya seperti pijat mini mandiri yang bisa dilakukan sebelum dan sesudah latihan.
Menikmati sauna
Sauna hanya membantu otot untuk rileks, panas yang dipancarkan dari sauna efektif membantu mengurangi rasa sakit dan bahkan telah terbukti dapat meningkatkan kinerja dan daya tahan tubuh.
Konsumsi banyak protein
Efektivitas rutinitas olahraga cukup bergantung dari apa yang Anda makan sebelumnya, selama, dan setelah berolahraga. Menurut pakar gizi olahraga Christine Rosenbloom, PhD, RD, makanan pasca latihan yang berat harus mencakup protein tanpa lemak, misalnya telur rebus, susu coklat, tuna, keju string, yogurt Yunani, yang akan membantu otot dalam pemulihan dan proses pertumbuhan sel.
Istirahat yang aktif
Istirahat yang aktif memberikan Anda kesempatan untuk tetap melakukan olahraga usai olahraga berat tanpa menambah nyeri pada otot. Contoh aktivitas istirahat aktif (yang dapat Anda lakukan selama 1 minggu usai olahraga berat, sebelum melakukan sesi olahraga berat lainnya) adalah berenang. Berenang bisa membuat Anda tetap berolahraga tanpa memberikan tekanan berlebihan pada otot.
Tidur yang cukup
Setidaknya 3 hari pasca olahraga berat, pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Tubuh akan membangun kembali dan memperbaiki otot yang rusak pada saat Anda tidur, jadi pastikan untuk memberikan tubuh tidur yang layak agar rasa nyeri segera pergi.
Tetap terhidrasi
Dehidrasi dapat menyebabkan otot-otot yang nyeri bertambah kram. Pastikan asupan minum cukup berhari-hari ke depan. Namun, pastikan sumber cairan adalah air putih atau sari buah murni, hindari minuman kemasan tinggi gula yang justru membuat kinerja tubuh menjadi lebih berat, masa pemulihan pun menjadi lebih lama.
Editor : Redaksi