Pembangunan Kawasan Sibisa Untuk Percantik Danau Toba

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Medan - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan meminta agar proyek pembangunan kawasan Sibisa, Parapat, Sumatera Utara, segera dipercepat. Badan Otorita Danau Toba harus segera mengurus perizinan karena sudah banyak investor yang ingin menanamkan modalnya di proyek tersebut. “Diharapkan dalam tahun ini, masalah penggunaan lahan 605 hektare yang akan dikelola Badan Otorita dapat segera dituntaskan, terutama terkait dengan proses Amdal-nya. Harus dipercepat, karena sudah ada lima investor dari Singapura, Tiongkok, Jepang dan Korea yang bersedia membangun hotel, convention centre dan golf di sana,” kata Luhut seperti ditulis Sabtu (7/10/2017). Dari 605 hektare lahan tersebut, yang akan digunakan adalah 50 persen atau sekitar 300 hektare, selebihnya akan digunakan sebagai hutan. Untuk lahan kebun bunga hingga saat ini masih dalam proses, dan diharapkan awal tahun depan harus sudah selesai, dengan lokasi yang diharap tidak jauh dari bandara. Luhut menambahkan bahwa pada tanggal 10 Oktober 2017 mendatang, direncanakan Presiden Jokowi akan meresmikan jalan tol Medan-Tebing Tinggi, begitu juga Bandara Silangit akan mulai dioperasionalkan tanggal 28 Oktober 2017 sebagai Bandara Internasional, termasuk jalan akses masuk ke kawasan otorita sepanjang 60 Kilometer juga akan dibangun. “Itu kalau untuk infrastruktur pendukung kawasan Otorita Danau Toba. Setelah jalan tol Medan-Tebing Tinggi, nanti akan kita lanjutkan hingga ke Parapat, begitu juga jalur kereta api juga kita harapkan dapat dibangun hingga Parapat,” tuturnya. Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengatakan, dari hasil rapat sudah banyak mengalami kemajuan seperti proses administrasi, proses Amdal dan pembahasan kawasan lainnya. Sesuai dengan keinginan pemerintah, dari kawasan otorita Danau Toba seluas 605 hektare, yang mendapatkan rekomendasi hanya 386 hektare. “Selebihnya tetap menjadi hutan lindung. Ini sebenarnya sudah lebih luas dari Nusa Dua Bali yang hanya 260 hektare,” terang Erry. hm

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru