Juga amankan puluhan motor tak berdokumen

Sekat Jalan Kedung Cowek, Amankan Pembawa Pil Koplo

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyekatan kembali dilakukan pasukan gabungan polisi dan TNI di Jalan Kedung Cowek Surabaya. Namun kali ini, penyekatan hanya dilakukan di jalur Suramadu arah Surabaya. Penyekatan yang dilakukan sekitar 3 jam itu berhasil meringkus gerombolan remaja yang kedapatan membawa pil koplo. Ada 6 remaja yang akhirnya diamankan terkait pil koplo tersebut. Penyekatan itu sendiri dilakukan Minggu (8/10/2017) dini hari sekitar pukul 00.00 hingga 03.00 Wib. Pasukan gabungan dari Polrestabes Surabaya dan TNI itu dipimpin oleh Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela. Setelah melakukan konsolidasi, AKBP Leonard langsung menginstruksikan agar semua personil menyebar di semua lajur yang ada. Baik lajur cepat maupun lambat. Untuk personil yang berseragam, dikonsentrasikan untuk melakukan pemeriksaan surat kendaraan (baik motor maupun mobil) dan pemeriksaan barang bawaan pengendaranya. Sedangkan personil yang berpakaian preman, dikonsentrasikan untuk menghalau pengendara yang berputar arah dan melawan arus untuk menghindari razia tersebut. "Periksa semua barang bawaan. Jika ada yang melawan arus, usahakan dihalau. Tapi tetap jaga keselamatan masing-masing (anggota) maupun pengendara yang melawan arus tadi," kata AKBP Leonard saat memberikan instruksi kepada seluruh personil di TKP. Satu jam berlangsung, razia itu berhasil menyita sejumlah motor yang pengendaranya tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat atau legalitas motor yang dibawanya. Namun, sekitar pukul 02.16 Wib, pasukan gabungan dikejutkan dengan aksi nekat dua motor (Yamaha Vixion dan Satria FU) yang melawan arus. Beruntung, sejumlah anggota polisi yang berpakaian seragam dengan sigap berhasil menghentikan dua motor tersebut. "Dua motor yang ditumpangi 6 remaja tadi berhasil kami hentikan. Dan saat diperiksa, ternyata salah satu dari 6 remaja tadi membawa satu plastik klip kecil berisi pil. Sementara pil itu kami duga sebagai pil koplo," sebut AKBP Leonard. Setelah diinterogasi, salah satu remaja gerombolan pembawa pil tersebut mengaku berinisial Van (17). Namun untuk pemeriksaan lebih lanjut, keenam remaja itu akhirnya dinaikkan truk patroli untuk kemudian dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. "Kami akan melakukan pemeriksaan keenamnya di Mapolrestabes (Surabaya). Dugaan sementara, pil itu akan dikonsumsi bersama-sama oleh mereka," tegas AKBP Leonard. Sebelumnya, sekitar pukul 01.23 Wib, petugas gabungan juga dihebohkan dengan seorang pengendara motor Satria FU. Sebab, pria yang mengendarainya tiba-tiba menggeber motornya saat dihadang petugas. Saat diperiksa, ternyata pria berbadan kurus itu mabuk berat. Kendati begitu, pria tersebut membawa surat kelengkapan berkendara secara lengkap. Untuk menghindari kecelakaan, pria itu berikut motornya akhirnya dipinggirkan oleh petugas. Tepat pukul 03.00 Wib, razia ini akhirnya berakhir. "Kami akan terus melakukan kegiatan serupa. Ini kami lakukan secara rutin untuk mengantisipasi aksi kriminal terutas 3C (curas, curat, curanmor). Juga untuk menjaring pembawa senjata tajam, narkoba, handak hingga dan pelanggaran lainnya," tandas Alumni Akpol tahun 2000 ini. bkr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru