Penghuni Lapas Ditemukan Tewas Menggantung dalam Sumur

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Blitar - penghuni Lapas Klas II B Blitar, Jumat (13/10/2017) pagi digegerkan dengan ditemukannya salah satu penghuni lapas yang tewas gantung diri di dalam sumur dengan menggunakan tali plastik wara biru. Berita ini dibenarkan oleh Rudi Sardjono selaku Kalapas Klas IIB Blitar. Ia mengatakan bahwa korban bernama Mohammad Dwi Ariyanto (38) warga Jalan Pondok Indah kelurahan Genengan Kecamatan Pakisaji Kab. Malang ditemukan saat penghuni Lapas sedang melakukan olahraga di halaman. “Setelah warga binaan selesai olahraga, melihat Arianto dalam kondisi menggantung dalam sumur dengan tali pada bannya. kejadian tersebut langsung kami laporkan ke Polsek Kepanjen Kidul agar diteruskan ke Polres Blitar Kota,” terang Rudi Sardjono. Lapas Klas IIB Blitar dihuni sebanyak 369 narapidana. Dwi Ariyanto merupakan narapidana rujukan dari Lapas Madiun dengan perkara pencurian dengan masa hukuman 16 bulan. Oleh Lapas Madiun, korban yang beranak satu ini dititipkan di Lapas Blitar sejak 4 April 2017 silam. Di Lapas Blitar ia menghuni Blok B dengan dua orang temannya. “Korban Dwi Ariyanto di titipkan ke sini (Lapas Blitar) sejak April silam, jadi tinggal menunggu kebebesanya beberapa bulan lagi, dan sejak dari Lapas Madiun, memang agak depresi , pada malam hari sebelumnya tiak ada tanda tanda mencurigakan, saat olah raga besama itulah dia tidak ikut, baru di ketahui setelah warga binaan selesai olahraga.” tambah Rudi Sardjono. Setelah dievakuasi oleh tim Unit Reskrim Polres Blitar Kota, mayat Dwi Ariyanto kaan dirujuk ke RS. Mardiwaluyo. “Kami sudah menghubungi pihak keluarganya, setelah di lakukan Evakuasi oleh Polisi, langsung kita kirim ke RS.Mardiwaluyo guna di mintakan Visum, sesuai dengan aturan.” Rudi Sardjono mengakhiri keteranganya kepada wartawan di ruang kerjanya. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru