Komunitas Onthel Seluruh Indonesia Ikuti Pawai JRO

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Ribuan sepeda kuno dari berbagai komunitas di Indonesia mengikuti pawai Jogja Republik Onthel (JRO) 2017. Berpakaian jadul ala zaman perjuangan, mereka pawai keliling Kota Yogyakarta sejauh lebih kurang 10 km. Hampir semua peserta mengenakan pakaian jaman dulu seperti pakaian tentara, polisi, pegawai pamong praja hingga pakaian tentara Jepang dan Hindia Belanda. Mereka mengikuti acara yang digelar di Benteng Vredeburg Yogyakarta sejak hari Sabtu dan Minggu 21-22 Oktober 2017. Menariknya lagi, selain mengenakan pakaian jadul, berbagai asesoris sepeda mulai dari sirine engkol, bel andong, berbagai bel sepeda, sound system dan lain-lain ditampilkan para peserta. Di bagian belakang juga dipasang berbagai lambang komunitas atau organisasi masing-masing peserta. Wakil Gubernur DIY, Sti Paduka Paku Alam X melepas para peserta pawai. "Mohon do'anya, bahwa kami akan menjadikan Jogja sebagai republik onthel dan lebih besar lagi republik pedal." kata Paku Alam X. Dari Benteng Vredeburg, peserta kemudian berkeliling kota melewati kawasan Alun-alun Utara, Jl Ibu Ruswo, Jl Brigjen Katamso, Jokteng Wetan, Jl Taman Siswa. Rombongan kemudian berhenti sebentar mengunjungi Museum Kirti Griya atau Museum Ki Hajar Dewantara. Dari tempat itu, peserta kemudian diajak melewati halaman Puro Pakualaman, Jl Gajah Mada, Lempuyangan, kawasan Kridosono, Jl Cik Ditiro, Jl Sarjito, Jl AM Sangaji, Tugu Yogyakarta, Malioboro dan finish di Museum Benteng Vredeburg. "Ada banyak peserta luar Yogyakarta terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur turut hadir dalam even ini," ungkap Ketua Panitia JRO 2017, Towil seusai acara, Minggu (22/10/2017). Towil mengatakan tema yang diusung adalah 'Onthel Sahabat Museum, Museum Selalu Dihati'. Karena itu peserta diajak mengunjungi beberapa musuem di Yogyakarta. Selain pawai keliling kota di dalam Benteng Vredeburg juga digelar berbagai bazar, kuliner hingga penjualan pernaik-pernik serta asesoris sepeda tua atau klithikan onthel. "Ini juga sebagai gambaran bila pecinta sepeda tua itu juga mencintai museum," ungkapnya. (hm/det)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru