Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala DKPP Bojonegoro Zaenal Fanani bersama Ketua Gapoktan Sumber Makmur, Desa Dander, Kecamatan Dander, Hari Mulyadi, dan terkait saat mengunjungi lahan tanam bibit alpukat. SP/ BJN
Kepala DKPP Bojonegoro Zaenal Fanani bersama Ketua Gapoktan Sumber Makmur, Desa Dander, Kecamatan Dander, Hari Mulyadi, dan terkait saat mengunjungi lahan tanam bibit alpukat. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil positif di lapangan dimana anggaran Rp148.150.000 pada Tahun 2025, kini mulai memberikan harapan peningkatan ekonomi petani, melalui bantuan bibit tersebut terdiri dari varietas miki dan siger (ratu puan) yang disalurkan kepada kelompok tani di Kecamatan Dander, Temayang, Sekar, Margomulyo, Bubulan, hingga Gondang.

‎“Program ini bertujuan meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendukung konservasi lahan dan air,” ujar ‎Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, Selasa (14/04/2026).

Sementara itu, terkait ‎distribusi bibit dilakukan secara bertahap di sejumlah desa. Di Kecamatan Bubulan, Desa Sumber Bendo menerima 120 batang. Kecamatan Dander meliputi Desa Ngraseh 100 batang dan Desa Dander 800 batang. ‎Selanjutnya, Kecamatan Margomulyo mencakup Desa Geneng 100 batang dan Desa Margomulyo 150 batang. Di Kecamatan Temayang, Desa Suko menerima 250 batang. Sementara Kecamatan Sekar, Desa Klino memperoleh 100 batang, dan Kecamatan Gondang, Desa Pajeng mendapat 40 batang.

Lebih lanjut, adanya program bantuan bibit tanaman buah atau Multi Purpose Tree Species (MPTS) ini tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga memperkuat fungsi konservasi lingkungan, terutama di kawasan sekitar hutan. ‎Selain itu, penanaman pohon buah dinilai mampu membantu mengurangi risiko banjir di wilayah selatan Bojonegoro serta meningkatkan ketersediaan sumber air.

‎“Tanaman alpukat ini diperkirakan mulai berbuah pada usia tiga tahun dengan produksi sekitar 100 kilogram per pohon per tahun. Dengan harga sekitar Rp20 ribu per kilogram, satu pohon berpotensi menghasilkan Rp2 juta per tahun,” jelasnya.

‎Ia berharap program tersebut dapat memberikan tambahan pendapatan bagi petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Dan ke depan, keberhasilan penanaman ini juga membuka peluang pengembangan sektor lain, seperti wisata agro. Lokasi perkebunan yang berdekatan dengan Wana Wisata Dander dinilai strategis untuk mendukung hal tersebut. ‎“Harapan kami, lahan alpukat ini bisa menjadi wisata agro karena lokasinya dekat dengan Wana Wisata Dander,” katanya. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Rajawali Nomor 17, 19, dan 21, Surabaya, yang tengah…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan — Misteri menyelimuti kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kerangka manusia d…

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia meloloskan empat wakil ke babak semifinal bulu tangkis perorangan Asian Games 2026 setelah melalui babak perempat final…