SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Partai Solidaritas Indonesia(PSI), sebagai salah satu partai baru turut serta mempersiapkan diri dalam rangka menyambut Pilgub Jatim 2018. Ketua DPW PSI Jawa Timur Shobikin Amin mengatakan bahwa saat ini partai besutan Grace Natalie tersebut sudah melakukan komunikasi dengan beberapa tokoh yang santer disebut bakal maju pada Pilgub Jatim tersebut.
"Tentunya, peran kita akan sebagai partai pendukung. Kan kita belum bisa mengusung. Tapi, say hello dengan beberapa tokoh sudah kita lakukan selama ini," jelas Shobikin kepada Surabaya Pagi.
Dukungan PSI, menurut Shobikin, nantinya akan diserahkan kepada tokoh yang benar-benar dapat selaras dengan DNA PSI. "Apa saja yang ada di DNA PSI? Tentunya wajib anti korupsi, anti intoleran, dan juga mampu merepresentasikan spirit dari generasi millennial," jelasnya lebih lanjut.
Sementara itu, Bacaleg yang ingin menggunakan PSI sebagai kendaraan politiknya pada Pileg 2019 nanti juga harus memenuhi beberapa persyaratan khusus. Menurut Shobikin, para Bacaleg tersebut diwajibkan untuk lulus sekolah anti korupsi terlebih dahulu.
“Bukan hanya itu, mereka juga harus lulus sekolah anti intoleransi juga. Disamping dua syarat tersebut, kami juga mensyaratkan bahwa mereka yang mendaftar juga bebas narkoba, menjunjung tinggi kesetaraan gender, dan juga anti tindakan tidak terpuji seperti KDRT,” kata Shobikin pada kesempatan yang sama.
Hal tersebut, menurut Shobikin dilakukan dengan harapan bahwa nantinya para anggota Legislatif dari PSI benar-benar teruji baik secara kemampuan maupun akhlaq. “Kami berusaha memberi alternative dari kultur politik yang sudah ada,” tegasnya. ifw
Editor : Redaksi