Satroni Perumdos ITS, Pelaku Curanmor Sikat Motor Mahasiswa S2

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bisa jadi, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini sudah memantau cukup lama lokasi pencuriannya. Betapa tidak, saat mereka beraksi di perumahan dengan penjagaan ketat, mereka tetap saja berhasil lolos. Peristiwa itu terjadi di Perumahan Dosen (perumdos) ITS Surabaya, Jalan Teknik Arsesitektur Blok C, Surabaya. Para pencuri menyatroni perumahan itu pada Selasa (14/11/2017) malam. Mereka berhasil mencuri sebuah motor Honda Vario bernopol DK 7771 FV. Motor itu milik Gusti Ayu, perempuan 27 tahun yang tinggal di Jalan Karang Menur Surabaya. Gusti Ayu sendiri diketahui menjadi mahasiswa pasca sarjana (S2). Pencurian itupun akhirnya diunggah sejumlah teman ayu dimedia sosial, baik Facebook, Instagram maupun Twitter. Saat dikonfirmasi, Gusti Ayu mengatakan, sebelum mengetahui motornya raib, dia saat itu sedang berkunjung ke kos temannya yang terletak di komplek perumdos tersebut. Dia datang dengan mengendarai motornya itu. Setelah itu, dia memarkirkan motornya di luar pagar kos tersebut. "Di kos teman saya itu, motor tamu memang dilarang masuk ke dalam pagar. Sehingga saya parkir di luar pagar dengan kondisi terkunci," sebut Ayu, kepada wartawan, Rabu (15/11/2017). Malam itu, sekitar pukul 19.00 Wib, Ayu masih melihat motornya. Dimana saat itu, ia baru saja keluar untuk membeli makan. Nah, ketika hujan turun, Ayu dan temannya memilih menghabiskan waktu di kamar. Dan, sekitar pukul 21.00 Wib, Ayu seperti tersambar petir. Betapa tidak, motor warna pink miliknya, ternyata sudah tidak ada. "Ada dua motor mas. Tapi motor saya yang diambil," akunya. Tapi, Ayu tidak tahu pasti kapan pastinya pelaku curanmor mengambil motornya. Hanya saja, salah satu saksi yakni kakak kelasnya yang ngekos disana mengatakan sekitar pukul 20.00 Wib, melihat ada dua orang laki-laki yang berada di depan kos. Saat itu, satu pelaku berada di atas motor sedangkan satu pelaku lain berdiri di luar pagar. "Menurut keterangan teman saya itu, salah satu pelaku yang berdiri sempat memanggil penghuni kos dan mengaku sebagai salah satu ojek online. Ternyata maling motor saya," tambah Ayu. Darisanalah Ayu menduga jika apa yang dilakukan para pelaku, yang menyamar sebagai ojek online, hanya sebagai kedok untuk memastikan apakah ada orang keluar atau tidak. Setelah aman, mereka kemudian merusak kunci motor dan membawa kabur motor Ayu. Setelah motornya hilang, Ayu sempat menanyakan kepada satpam perumahan. Tapi mereka tidak mengetahuinya. Setelah tak ada petunjuk, Ayu lantas melaporkannya ke Polsek Sukolilo dengan membawa foto dan STNK motornya. Terpisah Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Pujianto membenarkan dengan adanya laporan curanmor tersebut. Saat ini, pihkanya masih melakukan penyelidikan untuk mencari petunjuk pelaku pencurian. bkr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru